Kabarindo24jam.com | New York, 2 Juli 2026 – Dua orang melakukan aksi pendakian ilegal hingga mencapai antena puncak Empire State Building di Kota New York, Amerika Serikat, sebelum membentangkan spanduk bertuliskan, “When the power of love beats the love of power, the world knows peace” (Ketika kekuatan cinta mengalahkan kecintaan pada kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian).
Peristiwa yang terjadi pada 1 Juli 2026 itu langsung menarik perhatian warga, wisatawan, dan aparat keamanan. Keduanya terlihat berdiri di bagian tertinggi menara, sekitar 1.454 kaki (443 meter) di atas permukaan jalan, tanpa terlihat menggunakan tali pengaman.
Rekaman dari helikopter berita memperlihatkan pasangan tersebut beberapa kali berpelukan dan berciuman setelah membentangkan spanduk.
Saat turun menuju platform yang lebih rendah di bagian antena, pria tersebut tampak berlutut dan melamar pasangannya. Aksi itu kemudian diketahui merupakan bagian dari sebuah lamaran pernikahan.
Kepolisian New York (NYPD) segera mengerahkan personel, termasuk Unit Layanan Darurat, untuk mengevakuasi keduanya dari area terbatas di puncak gedung. Setelah berhasil turun dengan selamat, kedua pelaku langsung diamankan tanpa adanya korban luka maupun laporan kerusakan terhadap masyarakat di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi sejumlah media internasional, kedua pendaki adalah Angela Nikolau dan Ivan “Vanya” Beerkus, pasangan yang dikenal sebagai pelaku aksi rooftopping di berbagai gedung tinggi dunia.
Mereka sebelumnya juga pernah tampil dalam film dokumenter “Skywalkers: A Love Story”.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki bagaimana keduanya dapat memasuki area antena yang merupakan zona terbatas dan tidak dapat diakses publik.
Polisi telah menahan kedua pelaku dan menjerat mereka dengan sejumlah dugaan pelanggaran hukum, di antaranya memasuki area terlarang, membahayakan keselamatan, serta pelanggaran pidana lainnya sesuai hasil penyelidikan.
(Ls/*)







