Kabarindo24jam.com | JAKARTA – Bank Dunia resmi menaikkan status Vietnam dan Filipina menjadi negara berpendapatan menengah atas (Upper-Middle-Income Country/UMIC) dalam pembaruan klasifikasi pendapatan yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2027.
Pembaruan tersebut didasarkan pada pendapatan nasional bruto (Gross National Income/GNI) per kapita tahun 2025 yang dihitung menggunakan metode Atlas.
Dalam klasifikasi terbaru tersebut, Vietnam mencatat GNI per kapita sebesar US$4.970, sedangkan Filipina mencapai US$4.850. Keduanya melampaui ambang batas minimum kategori negara berpendapatan menengah atas yang ditetapkan Bank Dunia, yakni US$4.636.
Bank Dunia menyebut kenaikan status Vietnam didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kinerja ekspor yang kuat, serta pembaruan estimasi jumlah penduduk yang turut memengaruhi perhitungan GNI per kapita. Sementara itu, peningkatan status Filipina didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang berlangsung di berbagai sektor, sehingga mendorong kenaikan pendapatan nasional per kapita.
Indonesia sendiri telah lebih dahulu berada dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas dan pada pembaruan tahun ini tetap mempertahankan status tersebut.
Dengan demikian, Indonesia tidak mengalami perubahan kategori, melainkan tetap berada pada kelompok yang sama bersama Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Klasifikasi Bank Dunia membagi perekonomian dunia ke dalam empat kelompok, yakni berpendapatan rendah, menengah bawah, menengah atas, dan berpendapatan tinggi.
Pengelompokan ini semata-mata didasarkan pada GNI per kapita dan digunakan sebagai acuan statistik serta analisis pembangunan global.
Status tersebut bukan merupakan penilaian apakah suatu negara telah menjadi negara maju, juga tidak secara langsung mencerminkan tingkat kesejahteraan seluruh penduduk maupun kualitas pembangunan secara menyeluruh.
Dengan pembaruan ini, negara-negara ekonomi utama di Asia Tenggara kini terdiri atas Singapura yang berada pada kategori berpendapatan tinggi, sementara Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina berada pada kategori berpendapatan menengah atas.
Ambang klasifikasi Bank Dunia 2026
Low Income: ≤ US$1.175
Lower-Middle Income: US$1.176–4.635
Upper-Middle Income: US$4.636–13.935
High Income: > US$13.935
Singapura menjadi satu-satunya negara dalam daftar ini yang telah masuk kategori High Income.
(Ls/*)







