Kabarindo24jam.com | Cisarua – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing wirausaha muda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Creativepreneur Kepemudaan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut digelar di Hotel Bayak & Resort, Cisarua, dan diikuti para pemuda dari berbagai wilayah.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan yang bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, serta inovasi dalam bidang kewirausahaan.
Menurutnya, pengembangan kepemudaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Melalui pelatihan ini, pemerintah ingin melahirkan pemuda yang tidak hanya memiliki kreativitas, tetapi juga mampu membangun usaha secara mandiri.
“Pelatihan Creativepreneur Kepemudaan Tahun 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, inovasi, serta kemandirian pemuda dalam berwirausaha sehingga memiliki daya saing yang lebih baik,” ujar Asnan dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (26/7/2026).
Ia menjelaskan, seorang creativepreneur bukan hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu menggabungkan kreativitas, nilai seni, budaya, hingga memberikan dampak sosial melalui produk maupun jasa yang dihasilkan.
Karena itu, para peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan setelah kembali ke daerah masing-masing. “Kami berharap peserta mampu menciptakan kemandirian berwirausaha, mengembangkan usaha sesuai bidangnya, berkolaborasi dengan sesama pelaku usaha muda, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pada penutupan kegiatan, Sekretaris Dispora Riza Juangsah Rahmat menyampaikan bahwa tantangan terbesar justru dimulai setelah pelatihan selesai. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh harus diwujudkan menjadi aksi nyata melalui lahirnya usaha-usaha baru yang kreatif dan inovatif.
“Pemuda tidak cukup hanya menjadi pencari peluang, tetapi harus mampu menjadi pencipta peluang. Mulailah dari kemampuan yang dimiliki, terus belajar, dan jangan takut memulai usaha,” ujar Riza.
Riza menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dispora akan terus mendorong peningkatan kualitas pemuda agar menjadi generasi yang kreatif, produktif, mandiri, dan memiliki daya saing. “Semoga pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar melahirkan ide, usaha, dan wirausaha muda yang mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Cok/*)







