Kabarindo24jam.com | NAGEKEO, NTT – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026, untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa bumi Flores serta memastikan penanganan bencana dan dukungan pemerintah berjalan di lapangan.
Kunjungan tersebut sebelumnya dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Sekretariat Negara menyebut Presiden melakukan kunjungan ke wilayah terdampak gempa di NTT pada 26 Agustus 2026.
Dalam perjalanan menuju wilayah terdampak, Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Dari kawasan tersebut, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak gempa.
Setibanya di Nagekeo, Prabowo langsung menuju Posko Penanganan Bencana Alam NTT Kodam IX/Udayana di wilayah Mbay.
Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Kecamatan Mbay.
Dalam laporan tersebut, perjalanan dari Bali menuju NTT disebut menggunakan helikopter kepresidenan Super Puma.
Setelah mendarat di Nagekeo, Presiden menggunakan kendaraan kepresidenan Maung Garuda menuju lokasi posko. Rapat koordinasi di Nagekeo diikuti sejumlah pejabat pemerintah dan unsur penanganan bencana.
Mereka antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Setelah rapat koordinasi, Prabowo juga meninjau masyarakat terdampak gempa di Nagekeo.
Pemerintah menyatakan kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan penanganan serta dukungan terhadap masyarakat terdampak berjalan secara optimal.
Rute Kunjungan yang Terverifikasi
Berdasarkan pencocokan informasi yang tersedia hingga pembaruan terakhir, rangkaian perjalanan yang dapat dipastikan adalah Bali → Labuan Bajo/Manggarai Barat → Nagekeo/Mbay.
Sementara itu, nama Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur sebelumnya muncul dalam informasi mengenai wilayah yang direncanakan menjadi bagian dari agenda kunjungan Presiden.
Informasi waktu yang telah terpublikasi baru menunjukkan bahwa Presiden tiba di wilayah NTT, pada Rabu siang telah menjalankan rapat koordinasi serta peninjauan masyarakat terdampak di Nagekeo.
Kunjungan Presiden berlangsung di tengah penanganan dampak gempa bumi besar yang mengguncang Flores.
Pemerintah sebelumnya telah mengerahkan berbagai unsur untuk menangani kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk distribusi bantuan dan penanganan warga di wilayah yang mengalami dampak berat.
Sekretariat Negara menyatakan pemerintah memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT disalurkan secara cepat dan merata, termasuk ke wilayah yang sulit dijangkau.
Data yang dikutip dari BNPB menyebut hingga Selasa, 25 Agustus 2026, jumlah korban meninggal akibat gempa M7,7 di wilayah Nagekeo tercatat 103 orang. Angka tersebut merupakan data yang disebut dalam laporan pada Rabu, 26 Agustus, dan dapat berubah seiring proses pendataan serta verifikasi di lapangan.
(Ls/*)







