MotoGP Qatar 2026: Marc Márquez Bidik Gelar Juara Dunia Kedelapan, Sprint Race Sempat Dihentikan akibat Kecelakaan

Kabarindo24jam.com | DOHA – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 memasuki fase penting di Qatar Airways Grand Prix yang berlangsung di Sirkuit Lusail, 6–8 November 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Márquez, memiliki peluang mengamankan gelar juara dunia kelas premier kedelapan dalam kariernya pada seri Qatar.

Márquez datang ke Lusail dengan koleksi 399 poin. Ia unggul 44 poin atas pesaing terdekatnya, Jorge Martín dari Aprilia Racing, yang mengumpulkan 355 poin. Sementara itu, Marco Bezzecchi berada di peringkat ketiga dengan 332 poin.

Bacaan Lainnya

Peluang Márquez memastikan gelar di Qatar tidak hanya ditentukan oleh hasil persaingannya dengan Martín. Bezzecchi juga masih memiliki peluang matematis sehingga perhitungan poin kedua pesaing tersebut menjadi faktor penting.

Bezzecchi rebut pole position, Márquez start kedua
Pada sesi kualifikasi Sabtu, 7 November 2026, Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat dan merebut pole position setelah mencatat waktu 1 menit 50,028 detik.

Pembalap Aprilia tersebut unggul 0,266 detik atas Márquez yang menempati posisi kedua. Fabio Di Giannantonio melengkapi barisan depan dengan posisi ketiga.

Adapun Jorge Martín harus puas memulai balapan dari posisi ke-11. Hasil tersebut memberikan peluang bagi Márquez untuk memperlebar jarak poin, meskipun posisi start belum menentukan hasil akhir balapan.

Sprint Race MotoGP Qatar pada Sabtu malam sempat dihentikan dengan bendera merah setelah kecelakaan yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Fermín Aldeguer pada lap pembuka. Insiden terjadi menjelang tikungan terakhir ketika Aldeguer kehilangan titik pengereman saat berupaya menyalip Pedro Acosta.

Motornya kemudian menghantam Bagnaia hingga pembalap Ducati tersebut mengalami kecelakaan keras.
Menurut laporan sementara Crash.net, Bagnaia masih dalam kondisi sadar ketika dievakuasi menggunakan tandu.

Penyelenggara kemudian menyiapkan restart dengan jarak 10 lap, satu lap lebih pendek dibandingkan rencana awal. Aldeguer juga dijatuhi hukuman dua kali long-lap penalty. Hasil akhir Sprint Race dan tambahan poin Marc Márquez maupun Jorge Martín belum dapat dipastikan dari laporan ini.

Márquez membutuhkan tambahan keunggulan minimal 30 poin atas Martín sepanjang akhir pekan Qatar untuk memastikan gelar juara dunia sebelum dua seri terakhir.

Selain itu, ia harus mengamankan keunggulan yang cukup atas Bezzecchi. Jika Márquez memenangi balapan utama, ia perlu unggul tujuh poin atas Bezzecchi dalam perolehan poin akhir pekan. Jika tidak memenangi balapan utama, selisih yang dibutuhkan menjadi delapan poin.

kemenangan dalam Sprint Race saja belum cukup untuk memastikan gelar juara dunia. Penentuan pertama baru dapat terjadi setelah Grand Prix utama pada Minggu, 8 November 2026.

Klasemen sebelum Sprint Race Qatar
Posisi
Pembalap
Poin
1
Marc Márquez
399
2
Jorge Martín
355
3
Marco Bezzecchi
332
Sumber klasemen: data kejuaraan MotoGP 2026 sebelum Sprint Race Qatar.
Dua seri tersisa setelah Qatar
MotoGP Qatar merupakan seri ke-20 dari total 22 putaran musim 2026.

Setelah Qatar, kalender kejuaraan masih menyisakan Grand Prix Portugal di Portimão dan seri penutup di Valencia. Kedua seri tersebut akan menjadi kesempatan terakhir bagi para pesaing untuk mengejar ketertinggalan apabila gelar belum dipastikan di Lusail. Bagi Márquez, Qatar menjadi kesempatan penting untuk mendekatkan diri pada gelar juara dunia kelas premier kedelapan.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *