Kabarindo24jam.com |ODENSE – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, kembali menorehkan prestasi dengan menjuarai Denmark Open 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21–23, 21–14, 21–18, Minggu (18/10/2026) waktu setempat.
Kemenangan di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut memastikan An mempertahankan gelar Denmark Open yang diraihnya pada tahun sebelumnya.
Hasil ini juga menambah koleksi gelarnya menjadi 47 gelar sepanjang karier. Pada usia 24 tahun, An telah mencapai sejumlah prestasi utama di level internasional, termasuk gelar juara Olimpiade Paris 2024 dan juara dunia 2023 serta 2026.
An bangkit setelah kehilangan gim pertama 21–23, Yamaguchi unggul.
An sempat memimpin dan berada di atas angin, tetapi Yamaguchi mampu mengejar ketertinggalan. Dalam pertarungan ketat hingga deuce, An kehilangan gim pembuka dengan skor 21–23.
Gim kedua An menyamakan kedudukan, Yamaguchi sempat unggul 13–11. An kemudian membalikkan keadaan dengan mencetak tujuh poin beruntun dan mengendalikan permainan hingga menutup gim 21–14.
Pada Gim 3 penentuan An menyelesaikan kebangkitan
An sempat tertinggal cukup jauh dan mendapatkan pemeriksaan pada kaki kanannya. Ia kemudian bangkit, mengambil alih keunggulan, dan menahan upaya Yamaguchi untuk mengejar hingga memastikan kemenangan 21–18.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa An harus melewati tekanan dalam tiga gim sebelum mengamankan gelar. kemenangan itu memperpanjang catatan kemenangan beruntunnya atas Yamaguchi menjadi 10 pertandingan.
Profil An Se-young, 24 tahun dengan sederet gelar besar.
An Se-young
Korea Selatan · Tunggal putri
Tanggal lahir, 5 Februari 2002,
Usia, 24 tahun,
Peringkat dunia Nomor 1 menurut laporan turnamen
Gelar Denmark Open, 2025 dan 2026.
Pada musim 2026, kemenangan atas Yamaguchi di Denmark Open juga menambah catatan An menjadi 61 kemenangan dan satu kekalahan dari 62 pertandingan hingga final tersebut.
kemenangan Denmark Open 2026 membawa koleksi gelar karier An menjadi 47, melampaui angka 46 gelar yang disebut dalam laporan itu untuk legenda Indonesia, Susi Susanti. Catatan ini menjadi sorotan karena An masih berusia 24 tahun.
Susi Susanti (Indonesia) merupakan salah satu legenda tunggal putri dunia, dengan emas Olimpiade Barcelona 1992 dan gelar juara dunia 1993.
Carolina Marín (Spanyol) merupakan juara Olimpiade Rio 2016 dan juara dunia tiga kali, yakni pada 2014, 2015, dan 2018.
An Se-young (Korea Selatan) telah meraih emas Olimpiade Paris 2024 serta gelar juara dunia 2023 dan 2026, selain berbagai gelar tur internasional. Ketiganya memiliki prestasi besar dalam periode dan kondisi persaingan yang berbeda.
(Los/*)






