AS dan Qatar Bahas Akses Dana Beku Iran untuk Kebutuhan Kemanusiaan, Nilainya Capai Miliaran Dolar

Kabarindo24jam.com |Doha – Amerika Serikat dan Qatar dilaporkan tengah menyusun mekanisme yang memungkinkan Iran memperoleh akses terbatas terhadap sebagian dana yang selama ini dibekukan di luar negeri untuk keperluan kemanusiaan. Informasi tersebut dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada 20 Juni 2026.

Menurut laporan tersebut, skema yang sedang dibahas akan dimulai dengan sekitar US$6 miliar dana Iran yang saat ini tersimpan di Qatar.

Bacaan Lainnya

Dana tersebut disebut hanya dapat digunakan untuk pembelian kebutuhan kemanusiaan seperti makanan, obat-obatan, dan barang-barang esensial lainnya melalui mekanisme yang diawasi secara ketat.

Sumber yang mengetahui pembahasan itu menyebutkan bahwa rencana tersebut masih berada dalam tahap penyelesaian dan belum menjadi kebijakan final.

Skema yang tengah dirancang juga disebut dapat menjadi model untuk pengelolaan aset-aset Iran lainnya yang dibekukan di berbagai negara.

Laporan WSJ menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik yang lebih luas terkait kesepakatan untuk mengurangi ketegangan kawasan, mendukung kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, serta membuka ruang bagi perundingan lanjutan mengenai isu nuklir Iran.

Dana yang dibahas bukan merupakan bantuan baru dari Amerika Serikat, melainkan aset milik Iran yang selama bertahun-tahun dibekukan akibat sanksi internasional.

Berbagai estimasi menyebut nilai total aset Iran yang tertahan di sejumlah negara dapat mencapai puluhan hingga sekitar US$100 miliar.

Sementara itu, laporan Financial Times menyebut pemerintahan AS juga mempertimbangkan penggunaan dana yang berada di Qatar untuk pembelian barang-barang non-sanksi dan kebutuhan kemanusiaan dalam kerangka kesepakatan yang lebih luas dengan Teheran.

Implementasinya disebut tetap bergantung pada perkembangan negosiasi dan kepatuhan terhadap komitmen yang disepakati kedua pihak.

Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir membantah berbagai rumor yang beredar mengenai pencairan bebas miliaran dolar aset Iran oleh negara-negara tertentu.

Washington menegaskan bahwa belum ada pelepasan dana tanpa syarat dan setiap akses terhadap aset beku Iran akan bergantung pada mekanisme yang disepakati serta pengawasan yang berlaku.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *