Selasa, 2 Maret 2021

Kemendikbud Mulai Fokus Kembangkan Sarjana Terapan

JAKARTA — tahun 2021 ini, kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan fokus pada pengembangan Sarjana Terapan (D4). Karenanya, Kemendikbud dipastikan menghapus dana dukungan kepada program studi D3 pendidikan vokasi.

“Mulai tahun ini sampai tahun-tahun selama empat tahun lagi, kebijakan dukungan dari diksi tidak akan kita arahkan ke D3. Mohon maaf ini jadi kebijakan. Untuk D3 kita tidak akan terlalu mendukung,” kata Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, dalam webinar Peningkatan Program D3 Menjadi Sarjana Terapan, baru-baru ini.

Wikan mengemukakan, alasan penguatan vokasi lebih di kedepankan kepada prodi-prodi D4. Sebab, ia memproyeksikan bahwa lulusan D4 akan lebih diminati dan berdaya saing tinggi di dunia usaha dan dunia industri (Dudi).

“Itulah mengapa kita ingin mendorong upgrade D3 ke D4. Namun mesti dengan kemampuan link and super match dengan industri yang kemudian menjadi persyaratan,” jelasnya.

Pihaknya juga akan memfokuskan dukungan kepada pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebab SMK diarahkan menjadi SMK-D2 jalur cepat atau fast track.

SMK-D2 fast track ini, nantinya para siswa SMK mendapat pendidikan di Politeknik atau kampus vokasi. Mereka di dua semester terakhir di Politeknik, siswa SMK tersebut akan mengikuti program pelatihan magang di industri.

“Kita akan fokuskan vokasi itu penguatan dukungan penguatan agar kita fokuskan ke SMK di D2 fast trek, D4 sarjana terapan, magister terapan, dan doktor terapan,” pungkasnya. (CP)

- Advertisement -

Latest news

BEM PT Muhammadiyah Kritisi Penanganan Pandemi Covid dan Bela Din Syamsuddin

YOGYAKARTA --  Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (BEM PTMI) menggelar aksi konsolidasi nasional di kampus Universitas Ahmad Dahlan, Bantul - Yogyakarta...

Penggunaan Seragam dan Atribut Kekhususan Agama di Sekolah Adalah Hak Individu

JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan bahwa para siswa, guru, dan tenaga kependidikan berhak memilih antara seragam dan atribut...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related news

Apresiasi Penanganan Covid, Bupati Bogor Ganjar Kades, Ketua RT-RW Penghargaan

BOGOR - Bupati Hj. Ade Yasin memberikan apresiasi khusus kepada seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas serta masyarakat Kabupaten Bogor, atas...

Berniat Memperbaiki Sistem Keuangan, Kepala Bapenda DKI Malah Dimundurkan

JAKARTA -- Sistem pengelolaan keuangan di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai bermasalah. Atas hal itu, Mohammad Tsani Annafari--mantan Kepala Badan Pendapatan...

Pemecatan Kader Dilawan Tokoh Senior, SBY Disebut Bukan Pendiri Partai Demokrat

JAKARTA -- Tindakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memecat sejumlah tokoh kader Demokrat pada akhir pekan kemarin, menimbulkan reaksi negatif...

Din Syamsuddin Bukan Radikalis, Tapi Sikap Politiknya Dianggap Norak

JAKARTA -- Sikap politik Din Syamsuddin beberapa tahun terakhir ini dinilai norak alias lebay. Bahkan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu dianggap mempunyai...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here