Sabtu, 25 September 2021

Kemendikbudristek Pastikan Sekolah Tatap Muka Dibatasi untuk Keselamatan Siswa

JAKARTA — Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan sekolah tatap muka. Nadim pun memastikan kalau sekolah tatap muka 2021 tidak akan sama dengan sekolah biasa seperti sebelum pandemi terjadi.

Nadiem menyatakan hal tersebut guna meluruskan mispersepsi atau kesalahpahaman yang terjadi dalam beberapa pemberitaan terkait pelaksanaan sekolah tatap muka dalam waktu dekat ini. “Pembelajaran yang kita upayakan bersama adalah tatap muka terbatas,” terang Nadiem dikutip dari laman Kemendikbud Ristek, Minggu (13/6/2021).

Nadiem lebih lanjut menjelaskan, sekolah yang sudah atau dalam proses melakukan sekolah tatap muka 2021 secara terbatas seluruhnya mengikuti protokol kesehatan dan di bawah batas maksimal yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

Adapun aturan ketat yang diberlakukan untk sekolah tatap muka 2021 antara lain: kapasitas hanya diperbolehkan 25% dari total siswa di sekolah, durasi belajar hanya 2 jam, dan dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu.

Baca Juga :  Demi Habisi Covid, Seluruh Destinasi Wisata di Tanah Air Ditutup Total

Sebagai informasi, keputusan pemerintah membuka kembali sekolah tatap muka 2021 pada Juli mendatang masih menimbulkan pro kontra dari para orangtua. Tak sedikit, yang menganggap keputusan membuka kembali sekolah tatap muka 2021 kurang bijak.

Pasalnya, angka penularan virus Covid-19 di Indonesia masih sangat mengkhawatirkan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran kalau sekolah tatap muka 2021 akan menjadi kluster penularan baru dan membahayakan kesehatan anak-anak.

Diketahui saat ini sekitar 30 persen satuan pendidikan telah melakukan sekolah tatap muka 2021 secara terbatas. Masing-masing sekolah menerapkan aturan tersebut sesuai situasi dan kondisi di daerahnya.

Sebagai catatan, siswa yang akan mengikuti sekolah tatap muka 2021 pun harus mendapat izin dari kedua orangtuanya. Sehingga jika orangtua tidak mengizinkan, maka siswa diperbolehkan untuk tetap menjalankan sistem pembelajaran jarak jauh dari rumah.

- Advertisement -

Latest news

Kasetukpa Lemdiklat Polri Berikan Apresiasi atas Keteladanan Kapolres Batubara

MEDAN - Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memberikan apresiasi serta penghargaan kepada...

Hasil Sinergitas Mahasiswa dan Polri, Sumut Ranking 1 Vaksinasi Nasional

MEDAN -- Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Panca Putra meninjau pelaksanaan vaksinasi Mahasiswa dosis II hasil sinergitas mahasiswa dan...
Baca Juga :  Banyak Persyaratan yang Harus Dipenuhi Sekolah untuk PTM

Gubernur Jabar Restui Tatap Muka Siswa di Daerah Level 2 dan 3

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan  sejumlah daerah di Jawa Barat sudah turun status kewaspadaan Covid-19 dengan adanya penurunan level Pemberlakukan Pembatasan...

Pemerintah Luncurkan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Rp 2,4 Juta Setiap Mahasiswa

JAKARTA --  Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa di seluruh Indonesia senilai Rp 2,4 juta pada September 2021 ini akan dicairkan oleh...

Kemendikbud Sediakan Beasiswa Program Pendidikan S2 ke Luar Negeri

JAKARTA -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan tengah membuka beasiswa program persiapan studi magister atau S2 di...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here