Rabu, 26 Januari 2022

Kenakan Pakaian Minang, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Bangga pada Puan Maharani

PADANG — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani menjadi pembaca Teks Proklamasi dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2021). Menariknya, Puan terlihat anggun mengenakan pakaian tradisional Bundo Kanduang.

Selain itu, cucu Bung Karno, proklamator kemerdekaan Indonesia itu, semakin menawan penampilannya dengan memakai Tingkuluak Balenggek, penutup kepala yang berasal dari Lintau, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy pun memuji penampilan Puan Maharani yang memikat perhatian publik itu. Mahyeldi mengatakan bahwa pakaian tersebut sangat bagus dipakai. “Sangat bagus dan cocok. Beliau juga punya daerah Minang, dan nampak kebundokanduangannya,” ungkap Mahyeldi, Selasa (17/8/2021).

Mahyeldi menambahkan bahwa Puan berdarah Minang, kemudian mengenakan busana Minang, sehingga nampak keanggunannya. “Mbak Mega dan Mbak puan itu, punya kecintaan yang luar biasa kepada Minangkabau. Sebab orang yang cinta dan sayang dengan sesuatu itu maka dia sering sebut,” katanya.

Makanya kata Mahyeldi kita dengan beberapa hal yang beliau sampaikan, berkemungkinan beliau ada hal yang ingin disampaikan. “Ada ide-ide usulan usulan pendapat. Saya yakin, karena memang ada darah minang yang ada pada diri Mbak Mega dan Mbak puan, rasa cintanya tinggi. Jika adayang terasa, maka disebut dan disampaikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sertifikasi Kompetensi Solusi Penguatan Pengawasan Intern Pemerintah

Sementara Audy Joinaldy menyebut masyarakat Minangkabau bangga karena Ketua DPR Puan Maharani memakai busana tradisional Bundo Kanduang, asal Lintau, Tanah Datar, Sumbar. “Terlihat anggun sekali Ibu Puan mengenakan baju tersebut,” ungkap Audy.

Dia menyatakan kebanggaannya atas pilihan Puan mengenakan baju adat khas Minang tersebut. Apalagi Minangkabau mengenal garis keturunan perempuan (matriarkat), di mana nenek Puan dari ayahnya, Taufiq Kiemas, merupakan wanita asli Tanah Datar, Sumbar.

“Kami pikir ini adalah pilihan beliau sendiri mengenakan baju Minangkabau. Tentunya kami bangga ya, karena Minangkabau kan matriarkat, turunan dari wanita ya. Karena ibunya Pak Taufiq Kiemas adalah orang Minang, artinya memang Ibu Puan adalah keturunan Minangkabau,” ucapnya.

Wagub Sumbar pun meyakini masyarakat Minang juga merasakan kebanggaan yang sama karena pakaian adatnya dikenakan tokoh nasional di momen acara besar kenegaraan, seperti keringat HUT RI secara nasional di Istana Negara. (***/CP)

Latest news

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...
Baca Juga :  Musrenbang Menentukan Arah Pembangunan Polri dan Kuatkan Upaya Pemulihan Ekonomi

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Tinggal Disahkan Kemenkumham

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendatangi kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) untuk...

Instansi Pemerintahan Sebentar Lagi Bebas Pegawai Honorer, Tinggal PNS dan PPPK

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan, kedepan cuma ada dua status pegawai di instansi pemerintahan, yakni pegawai...

Mantan Bupati Naik Level Jadi Kepala LKPP

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi periode 2010-2020, Abdullah Azwar Anas, resmi menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) setelah dilantik oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala...

Kritik Rencana Formula E, Giring PSI Kuatir Indonesia Dipermalukan

YOGYAKARTA -- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha terus memberikan sorotan kritis terhadap rencana penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E 2022 yang...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here