Rabu, 26 Januari 2022

Kader PDI Perjuangan Diingatkan Jangan Lupa Diri Sebagai Pembela Wong Cilik

JAKARTA — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta seluruh kader-kader partainya agar tidak terlena di tampuk kekuasaan atau berdiam diri di zona nyaman, sehingga melupakan jati dirinya sebagai pembela wong cilik.

Pesan itu disampaikan Megawati lewat sebuah video yang ditayangkan dalam upacara bendera secara hybrid yang dilaksanakan untuk peringatan HUT ke-76 RI. Upacara dipimpin Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8/2021).

Megawati menegaskan ketika sudah hidup nyaman, jangan lupa dan terlena dengan kenikmatannya. “Kita harus terus berjuang, membangun. Alhamdulillah kita bisa dua kali menang Pemilu. Dari partai yang dulu selalu disebut partai rakyatlah, partai sandal jepit lah, partai gurem,” kata dia.

Mantan Presiden RI ke 5 itu memompa semangat kader PDIP terus berjuang karena tak ada garansi kemenangan terus diraih. “Jadi kita harus berusaha terus, jangan hanya ingin menikmati kehidupan zona nyaman itu,” kata Megawati.

Dia menambahkan bahwa kesinambungan selalu ada dalam urat nadi PDIP. Partai saat ini adalah kesinambungan perjuangan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di era Orde Baru yang harus merasakan tekanan luar biasa dari rezim penguasa.

“Pada waktu itu, saya sebagai pemimpin, sebagai ketua umum, kan harus membangun organisasi di internal. Namun, pada waktu itu pun harus juga menghadapi yang namanya kekuasaan di eksternal,” kata Megawati yang saat ini menjabat Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu.

Baca Juga :  Presiden Pastikan Tindakan Tegas Terhadap Organisasi Keagamaan yang Intoleran

Megawati mengingatkan bagaimana saat itu, para kader partai memiliki api semangat nan tak kunjung padam. Dan akhirnya kini PDIP sudah seakan memasuki tahapan ‘memetik buah’ perjuangan keras itu. Hanya saja, Megawati juga sadar bahwa banyak kader saat ini yang belum tentu memahami sejarah itu.

Sehingga dia merasa penting untuk terus mengingatkan bahwa tanpa semangat perjuangan dan kemandirian yang kuat itu, PDIP takkan bisa mencapai apa yang ada dan terjadi saat ini.

Sementara Hasto Kristiyanto menguatkan pesan Megawati. Menurutnya, pesan sang ketua umum sangat kontekstual di tengah kondisi pandemi saat ini. Bahwa tugas anggota dan kader PDIP adalah terus menggelorakan semangat juang di tengah kehidupan rakyat.

Maka kepada seluruh kader di struktur partai, yang duduk di DPR/DPRD, maupun kepala daerah, agar menjaga spirit juang dan moral, berdisiplin melakukan konsolidasi, dan hadir sebagai wakil partai yang memiliki roh kerakyatan.

“Jangan pernah kita melupakan jati diri sebagai bagian dari Wong Cilik. Indonesia harus terus tumbuh dan berkembang. Maka mari terus menggelorakan semangat juang bagi seluruh anak-anak bangsa sehingga mereka memiliki fighting spirit untuk berdarma bakti yang terbaik kepada bangsanya,” pungkas Hasto. (***/CP)

Latest news

Baca Juga :  Pemerintah Utamakan Prinsip Kemanusiaan Dalam Pelaksanaan PPKM Darurat

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...

Pemerintah Putuskan Moratorium Usulan Jabatan Fungsional

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo memastikan bahwa jabatan fungsional akan dihentikan sementara alias dimoratorium. Ini...

Empat Pangdam, Komandan Marinir dan Gubernur AAU, Promosi Jabatan Bintang 3

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menetapkan 10 perwira tinggi untuk mengisi jabatan strategis bintang tiga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain...

Hasil Survei Terbaru, Warga DKI Tak Puas akan Kinerja Anies

JAKARTA -- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mencapai 33,8 persen meskipun mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here