Selasa, 26 Oktober 2021

Laporan Sandi Soal Dugaan Korupsi di Pemadam Kebakaran Depok Ditindaklanjuti Kejaksaan

DEPOK – Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Rabu (14/4/2021), memanggil seorang pegawai Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat, Sandi Butar Butar, yang beberapa hari lalu dengan berani membongkar pengadaan sepatu di instansinya. Sandi diminta keterangannya dan menyerahkan data bukti dugaan korupsi pengadaan sepatu tersebut.

Sandi datang seorang diri pada pukul 11.00 WIB. Dia langsung menuju ruang penyidik Kejaksaan Negeri Depok. Di sana dia diminta keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan sepatu bagi anggota Damkar yang dianggap tidak sesuai spesifikasi.

“Hari ini yang bersangkutan datang ke Kejaksaan Negeri Depok untuk kami minta keterangan dan memperlihatkan bukti dokumen yang ada, jadi kami menindaklanjuti apa yang dia sampaikan ke publik beberapa hari lalu,” kata Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto.

Herlangga menuturkan, dari informasi awal yang diberikan Sandi, pihaknya kemudian melakukan pendalaman. Saat ini baru tahap awal melakukan pengumpulan data dan informasi. “Kita sebagai institusi berkewajuban menindaklanjuti adan dijalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” paparnya.

Baca Juga :  Kerja Keras Bupati Nikson Hasilkan Sinergitas Dengan PLN untuk Terangi Kabupaten Taput

Sebelumnya diketahui, Sandi membongkar dugaan korupsi itu dengan melakukan aksi protes di Balai Kota Depok pada Jumat 9 April lalu, dan viral di media sosial. Dalam aksi itu, Sandi membawa poster bertulisan ‘Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas pemadam kebakaran Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 10 persen, banyak digelapkan!!!’.

Salah satu dugaan korupsi yang diungkap Sandi ialah pengadaan sepatu pada 2018. Menurut Sandi, sepatu yang diterima oleh dirinya dan rekan kerja ini tidak sesuai dengan spesifikasi.

Sandi juga mengungkap adanya pemotongan terkait insentif mitigasi dan penyemprotan disinfektan. Seharusnya, setiap petugas mendapatkan insentif Rp 1,7 juta, tapi yang diterima hanya Rp 850 ribu.

Sandi juga mengaku menerima ancaman berupa desakan untuk mengundurkan diri hingga diberi surat peringatan (SP) oleh atasannya setelah aksinya itu. Pihak damkar Depok sendiri telah menepis tudingan Sandi. (Nurali)

- Advertisement -

Latest news

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...
Baca Juga :  Anak Buah Terciduk Operasi Tangkap Tangan, Gubernur Sulsel Dibawa Paksa KPK

Pemerintah Kecamatan Cijeruk Dorong Perubahan UMKM Menjadi Modern

CIJERUK - Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cijeruk kini tengah berupaya meningkatkan pemulihan di sektor perekonomian seiring dengan melandainya pandemi Covid 19. Salah satu upaya...

Wisatawan Bebas ke Bali, Panglima TNI dan Kapolri Atensi Khusus Tempat Karantina

BADUNG – Seiring dengan turunnya level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Provinsi Bali dan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah, maka sejak...

Masyarakat Dukung Kapolri Tindak Tegas Polisi yang Langgar Aturan Dalam Bertugas

JAKARTA -- Apresiasi serta dukungan publik terus mengalir terhadap langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk...

Pol PP Kabupaten Bogor Tegas, Belasan Tempat Hiburan Malam Rata Dengan Tanah

BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Kamis (21/10/2021), membongkar 19 bangunan yang dijadikan sebagai tempat hiburan malam (THM) seperti...
- Advertisement -

Related news

Militer Sudan Tak Tahan Lagi Duduki Kekuasan Politik, Perdana Menteri Ditangkap 

KHARTOUM - Gelombang kudeta militer di wilayah Benua Arab-Afrika kembali terjadi. Kali ini, militer di negara Sudan melangsungkan aksi pengambilalihan kekuasaan politik yang...

Tuduh Pimpinan KPK Langgar Kode Etik, Novel Baswedan Menuai Kecaman Publik

JAKARTA -- Sejumlah kalangan mengecam pernyataan dan segala tuduhan yang disampaikan oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada publik soal adanya...

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Bank Jabar Banten Dinilai Setengah Hati Bantu Pelaku UMKM

TAMAN SARI - Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) / IKM (Industri Kecil Menengah) di wilayah Kecamatan Taman Sari, beberapa waktu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here