Rabu, 26 Januari 2022

PPKM Darurat Ciptakan Format Baru Penyekatan yang Efektif Mengurangi Mobilitas Warga

JAKARTA — Setelah 4 hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berjalan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengaku pihaknya mendapatkan format penyekatan pada ruas jalan yang lebih efektif. Hal itu dibuktikan dengan turunnya angka mobilitas masyarakat jika dibandingkan dengan hari pertama PPKM Darurat.

“Teman-teman bisa lihat di Google mobility, indeks harian untuk wilayah Jakarta dari hari pertama PPKM Darurat itu terjadi penurunan mobilitas masyarakat. Itu tidak lain karena kita terus melakukan evaluasi bersama gubernur, Polda Metro dan Kodam Jaya, berhasil mengurai kemacetan,” katanya, Rabu (7/7/2021).

Fadil menjelaskan, upaya pihaknya dengan melakukan penyekatan, termasuk pembagian jalur, rambu, penambahan titik penyekatan di hulu berhasil mengurangi volume kendaraan yang keluar masuk Ibu Kota. “Itu karena cara bertindak yang telah kita sempurnakan,” ujarnya.

Khusus tenaga kesehatan, tambah Fadil, anggotanya memberikan jalur prioritas kepada mereka. “Sehingga, saudara-saudara kita tenaga kesehatan, dokter dan perawat bisa cepat sampai ke rumah sakit. Kita sudah buatkan jalur khusus,” jelasnya.

Tak terkecuali bagi kendaraan logistik. Menurut Fadil kendaraan logistik bisa melewati penyekatan salah satunya lewat jalur busway. Logistik merupakan salah satu sektor yang tak diwajibkan untuk membatasi operasional.

Baca Juga :  Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Tinggal Disahkan Kemenkumham

“Demikian pula dengan jalur logistik, angkutan logistik juga lancar tadi dari Daan Mogot teman-teman bisa lihat jalur Busway kita peruntukan jalur logistik. Ini kira-kira penyempurnaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Pps Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Kombes Rudy Antariksawan menyatakan, Korlantas telah melakukan penambahan pos penyekatan selama berlangsungnya PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

“Jumlahnya 651 (titik penyekatan), dan ini terus dinamis. Di hari pertama operasi ada 407, tetapi terus di hari jajaran dan kewilayahan mengevaluasi,” kata  dalam webinar yang digelar oleh Divisi Humas Polri, Jakarta, Rabu (7/7).

Dalam empat hari PPKM Darurat berlangsung, kata Rudy, pihak kepolisian melakukan evaluasi sehingga proses penyekatan dan pemeriksaan kelengkapan administrasi tak tertumpuk pada satu titik.

Menurutnya, penambahan titik penyekatan itu berhasil membuat antrian di titik penyekatan semakin terurai hingga saat ini.

“Kalau yang ditutup hanya di perkotaan-perkotaan. Dari hulunya tidak dicegah, ini sama saja. Oleh karenanya mulai dari kemarin dan ini sudah benar-benar kelihatan mobilitas berkurang,” ujar Rudy. (***/CP)

Latest news

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...
Baca Juga :  Vaksin Astrazeneca Halal, Ulama Minta Masyarakat Tak Ragu Ikut Vaksinasi

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Tinggal Disahkan Kemenkumham

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendatangi kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) untuk...

Instansi Pemerintahan Sebentar Lagi Bebas Pegawai Honorer, Tinggal PNS dan PPPK

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan, kedepan cuma ada dua status pegawai di instansi pemerintahan, yakni pegawai...

Mantan Bupati Naik Level Jadi Kepala LKPP

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi periode 2010-2020, Abdullah Azwar Anas, resmi menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) setelah dilantik oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala...

Kritik Rencana Formula E, Giring PSI Kuatir Indonesia Dipermalukan

YOGYAKARTA -- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha terus memberikan sorotan kritis terhadap rencana penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E 2022 yang...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here