Senin, 15 April 2024

Suharso Patok Target 11 Juta Suara untuk PPP di 2024

JAKARTA — Suharso Monoarfa, politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kini menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bapenas, terpilih secara aklamasi dalam Muktamar IX PPP 2020 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/12/2020) lalu.

Dengan demikian, Suharso melanjutkan tampuk kepemimpinan di partai berlambang Ka’bah tersebut. Di mana sebelumnya ia hanya berstatus sebagai Plt Ketua Umum menggantikan M Romahurmuziy yang tersandung perkara hukum.

Setelah menjalani proses penetapan oleh Usmar Asmara selaku pimpinan sidang muktamar, Suharso langsung mematok target politiknya. Salah satunya adalah bisa mengembalikan kejayaan partai sebagaimana hasil Pemilu 1999. “Pada tahun 1999 kita mendapat suara 11.395.000. Jadi, kita paling tidak (memperoleh) 11.395.000 plus 1 suara,” ujarnya.

Target ini juga yang dijadikannya sebagai patokan untuk meloloskan partainya dari parliamantary threshold atau ambang batas dalam kontestasi politik pada 2024 mendatang sekaligus mengembalikan marwah PPP sebagai partai besar seperti halnya PDIP dan Golkar.

Seperti diketahui, Suharso merupakan satu di antara sederet nama politikus elite PPP. Jejaknya sebagai elite politik diawali sebagai anggota DPR RI 2004-2009. Setelah selesai di legislatif, Suharso kemudian merangsek ke lingkaran kekuasaan pada 2009.

Baca Juga :  Empat Simulasi Kombinasi Capres, Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies

Ia ditunjuk Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Menteri Perumahan pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Akan tetapi, Suharso tak lama menduduki jabatan menteri. Pada 12 Oktober 2011, ia mengajukan pengunduran diri lantaran masalah pribadi.

Namun begitu, langkahnya di ranah eksekutif tak sampai di situ. Selang empat tahun kemudian, pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 31 Oktober 1954 ini kembali masuk ke dalam kekuasaan setelah Presiden Joko Widodo mengangkatnya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 19 Januari 2015.

Ia pun berhasil mempertahankan jabatan tersebut sebelum akhirnya dipilih Presiden Jokowi sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dalam Kabinet Indonesia Maju pada 2019 sampai sekarang. Tak heran, Suharso diyakini banyak pihak akan mampu membawa PPP kembali berjaya di pentas politik nasional. (HRP)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini