Minggu, 17 Oktober 2021

Tanggap Darurat Gempa Malang, Presiden Kerahkan 3 Menteri, TNI-Polri, BNPB dan Basarnas

JAKARTA — Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, mendapatkan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera melakukan langkah tanggap darurat terkait gempa bumi yang terjadi di wilayah Malang dan beberapa daerah di Jawa Timur.

Selain ketiga petinggi negara tersebut, Presiden juga menginstruksikan kepada Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk mendukung upaya tanggap darurat tersebut.

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR serta panglima TNI dan Kapolri beserta jajaran aparat lainnya juga; Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan (Pemerintah) Kabupaten untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat,” kata Jokowi.

“Harus mencari dan menemukan korban yang tertimpa reruntuhan dan segera melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka, dan penanganan dampak dari adanya gempa bumi tersebut,” tambah Presiden dalam video yang diunggah akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (11/4/2021) sore.

Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyatakan pemerintah termasuk rakyat Indonesia turut berduka cita atas peristiwa yang telah menyebabkan ribuan rumah dan fasilitas umum di sejumlah daerah mengalami kerusakan.

Presiden pun meminta pemimpin di daerah untuk selalu memberi imbauan kepada masyarakatnya agar senantiasa waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Sebab, terang Jokowi, Indonesia berada di wilayah cincin api pasifik.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Puji Jendral Idham

“Saya perlu mengingatkan bahwa kita ini berada di wilayah ring of fire, cincin api. Oleh karena itu, aktivitas alam dapat terjadi setiap saat baik itu gempa dan lain-lain. Oleh sebab itu, saya mengingatkan gubernur, bupati, wali kota untuk terus mengimbau masyarakat untuk mempererat kerja sama dan meningkatkan kesiapsiagaan kewaspadaan akan datangnya sebuah bencana,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,1 mengguncang wilayah selatan kabupaten Malang pada Sabtu (10/4) kemarin. Gempa juga terasa hingga ke beberapa wilayah di Jawa Tengah, dari Yogyakarta hingga Bali.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat 1.189 rumah rusak dengan kategori berbeda. Rinciannya 85 rumah rusak berat (RB), 250 rumah rusak sedang (RS), dan 854 rusak ringan (RR).

Pada Minggu (11/4) pagi, gempa susulan terjadi. Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, menjelaskan guncangan gempa tektonik susulan ke-8 di Malang Raya, dan sejumlah wilayah di Jawa Timur serta sebagian Yogyakarta, Minggu (11/4) pagi pukul 06.54.58 WIB.

Daryono menuturkan gempa susulan itu memiliki kekuatan 5,3 skala richter dengan episenter berada di laut pada jarak 71 kilometer arah selatan kota Kepanjen, Malang, Jawa Timur. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Rapat Dengan Wapres, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN, Presiden Perintah Tangkap KKB

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Bukan Jabatan Ketua, Serunya Berebut Sekretaris DPC di Muscab PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bogor menetapkan sejumlah keputusan strategis dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX di Puncak,...

Pemimpin NU Harus Berani Lawan Intoleransi dan Radikalisme di Tanah Air

KEDIRI -- Para ulama atau kiai sepuh ternyata menginginkan agar figur yang nanti menjadi ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) adalah pemimpin yang berani...

Peningkatan Nilai Tambah Industri Sangat Penting untuk Kepentingan Rakyat

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa nilai tambah dari industri energi dan mineral di Tanah Air harus terus ditingkatkan. Oleh karena nilai tambah yang...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here