Kabarindo24jam.com | QATAR – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menuntaskan balapan Moto3 Grand Prix Qatar 2026 di posisi keempat. Hasil tersebut diraih setelah pembalap Honda Team Asia itu memulai lomba dari urutan ke-14 di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026).
Veda menunjukkan daya saing sepanjang 16 putaran balapan. Ia mampu memperbaiki posisi secara bertahap, menghadapi persaingan ketat di kelompok tengah, hingga mengamankan posisi empat besar menjelang garis finis.
Kemenangan Moto3 Qatar menjadi milik pembalap Spanyol David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Ia menyelesaikan balapan dengan waktu 33 menit 9,479 detik.
Adrian Fernandez dari Leopard Racing finis kedua dengan selisih 2,516 detik, sedangkan Maximo Quiles dari CFMOTO Aspar Team menempati posisi ketiga, terpaut 2,585 detik dari pemenang.
Veda menyelesaikan balapan dengan selisih 5,653 detik dari Almansa.
Penalti enam posisi membuat Veda memulai balapan dari urutan ke-14
Perjalanan Veda di Qatar tidak dimulai dengan mudah. Pembalap Indonesia tersebut sebelumnya mendapatkan penalti turun enam posisi start dari FIM MotoGP Stewards Panel.
Hukuman diberikan karena Veda dinilai tidak mematuhi sinyal bendera kuning saat sesi latihan bebas pertama (FP1). Pelanggaran tersebut terjadi di sektor 11 Sirkuit Lusail.
Dalam sesi kualifikasi, Veda sebenarnya mencatatkan posisi kedelapan.
Namun, penalti membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-14.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Veda harus melewati banyak pembalap untuk mendekati kelompok terdepan.
Saat lampu start padam, Veda sempat turun ke posisi ke-15. Namun, ia segera memperbaiki posisinya dan menutup putaran pertama di urutan ke-11. Memasuki putaran kedua, Veda kembali meningkatkan posisinya hingga menembus kelompok sepuluh besar.
Pergerakannya berlanjut pada putaran ketiga ketika ia berhasil mencapai posisi ketujuh. Persaingan kemudian semakin ketat, terutama saat berhadapan dengan Joel Kelso dan Alvaro Carpe.
Veda sempat masuk lima besar setelah melewati sejumlah rival. Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena persaingan antarpembalap berlangsung ketat.
Memasuki putaran ke-12 dan ke-13, Veda kembali kehilangan beberapa posisi setelah mendapat tekanan dari Carpe, Kelso, dan Hakim Danish.
Pembalap Indonesia itu kemudian berusaha merebut kembali posisinya. Ia berhasil melewati Danish dan kembali bersaing dalam perebutan posisi empat besar. Pada fase akhir balapan, Veda kembali melakukan manuver untuk melewati para pesaingnya. Upaya tersebut membawanya ke posisi keempat hingga melewati garis finis.
Hasil ini memperlihatkan kemampuan Veda mempertahankan persaingan meskipun harus memulai balapan dari barisan belakang.
Hasil akhir Moto3 Qatar 2026
Berikut sepuluh pembalap teratas dalam balapan di Sirkuit Lusail:
David Almansa – Spanyol
Adrian Fernandez – Spanyol
Maximo Quiles – Spanyol
Veda Ega Pratama – Indonesia
Alvaro Carpe – Spanyol
Joel Kelso – Australia
Hakim Danish – Malaysia
David Munoz – Spanyol
Ryusei Yamanaka – Jepang
Scott Ogden – Inggris
Veda mencatatkan waktu 33 menit 15,132 detik, dengan selisih 5,653 detik dari pemenang.
Klasemen sementara Moto3 2026: Veda naik ke posisi keenam
Tambahan 13 poin dari finis keempat membawa Veda mengoleksi 144 poin dan naik ke posisi keenam klasemen sementara pembalap Moto3 2026.
Sebelum balapan Qatar, Veda berada di peringkat ketujuh dengan 131 poin.
Sementara itu, Maximo Quiles masih memimpin klasemen dengan 392 poin. David Almansa berada di posisi kedua dengan 253 poin setelah kemenangan di Qatar. Pencapaian Veda di Lusail juga memperkuat posisinya sebagai salah satu rookie yang patut diperhitungkan dalam persaingan Moto3 musim ini.
kalender MotoGP 2026 masih menyisakan dua seri, yakni Grand Prix Portugal pada 20–22 November dan Grand Prix Valencia pada 27–29 November. Dua seri tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda untuk menambah perolehan poin dan memperbaiki posisi akhir klasemen musim pertamanya di Moto3.
Modal finis kedua di Malaysia dan posisi keempat di Qatar memberikan bekal positif bagi pembalap Indonesia tersebut. Dengan dua seri tersisa, perhatian publik Indonesia akan tertuju pada bagaimana Veda menutup musim debutnya di kejuaraan dunia Moto3 2026.
(Los/*)






