Wakapolda Jawa Barat ‘Kawal’ Gerakan Pangan Murah untuk Warga di Kota Bogor

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Demi memastikan masyarakat Kota Bogor mendapatkan akses kebutuhan bahan pokok dengan harga murah, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Barat Brigadir Jenderal Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar turun langsung terjun ke lapangan untuk memonitor sekaligus mengawal pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Kota Bogor, Rabu (11/3/2026).

Wakapolda Adi Vivid terlihat membaur dengan warga dalam kegiatan yang digelar Polda Jawa Barat melalui Polresta Bogor Kota itu. Ia tampak serius memperhatikan agar distribusi paket bahan pokok berjalan lancar serta benar-benar dapat diakses oleh warga dengan harga yang terjangkau.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi hari, ratusan warga terlihat memadati area Alun-Alun dengan membawa kupon antrean yang telah dibagikan sebelumnya. Mereka rela menunggu untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga subsidi yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Program GPM Polda Jawa Barat ini menjadi salah satu langkah konkret pihak kepolisian bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hingga pertengahan Ramadan.

Dalam program tersebut, warga hanya membayar Rp100.000 untuk satu paket bahan pangan yang memiliki nilai pasar sekitar Rp215.700. Artinya, subsidi yang diberikan kepada masyarakat mencapai lebih dari 50 persen.

Paket pangan murah yang disediakan dalam kegiatan ini berisi tujuh komoditas kebutuhan pokok, yakni beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, telur ayam seperempat kilogram, daging sapi seperempat kilogram, daging ayam 1 kilogram, serta cabai rawit 100 gram.

Wakapolda Adi Vivid, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau, terutama di masa Ramadan ini,” ujar Adi.

Menurutnya, stabilitas harga pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kondisi sosial ekonomi masyarakat selama Ramadan. Oleh karena itu, kegiatan serupa juga digelar secara serentak di sejumlah wilayah hukum kepolisian di Jawa Barat. Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Wakapolda juga melakukan video konferensi dengan jajaran Polda Jawa Barat.

Melalui pemantauan daring tersebut, ia berkoordinasi dengan tujuh Polres dan Polresta di wilayah Jawa Barat yang juga melaksanakan kegiatan GPM secara bersamaan. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi pangan murah berjalan tertib, tepat sasaran, serta mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan peninjauan di Alun-Alun Kota Bogor turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Ketua DPRD Kota Bogor, Komandan Kodim 0606 Kota Bogor, serta Danpom III/I Bogor.

Program pasar murah ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Banyak warga mengaku merasa terbantu karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar. Paket sembako tersebut cukup lengkap dan sangat bermanfaat bagi keluarga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa. (Man/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *