Kabarindo24jam.com | Teheran – Di tengah upaya diplomasi yang terus digencarkan untuk meredakan ketegangan kawasan, Iran justru melontarkan tuduhan serius bahwa Amerika Serikat tengah mempersiapkan serangan darat, memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas.
Pernyataan tersebut disampaikan otoritas Iran menyusul meningkatnya ketegangan dalam beberapa hari terakhir. Teheran menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh opsi pertahanan, termasuk menghadapi kemungkinan invasi darat, jika konflik berkembang lebih jauh.
Iran juga menuding Washington sedang merancang langkah militer yang lebih agresif, meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai keputusan peluncuran operasi darat oleh pihak Amerika Serikat.
Di sisi lain, pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan tetap membuka jalur komunikasi dan mendorong penyelesaian melalui perundingan. Sejumlah pejabat Amerika Serikat menyatakan bahwa opsi militer, termasuk pengerahan pasukan darat dalam skala terbatas, disiapkan sebagai langkah kontinjensi, namun belum menjadi keputusan final.
Upaya meredakan konflik juga berlangsung di tingkat regional. Sejumlah negara menggelar pertemuan di Islamabad, Pakistan, untuk membahas langkah de-eskalasi serta menjaga stabilitas kawasan, termasuk keamanan jalur strategis seperti Selat Hormuz.
Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah kekuatan regional utama yang berupaya mencegah konflik meluas, mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas keamanan dan pasokan energi global.
Hingga saat ini, situasi di lapangan masih berkembang dengan kombinasi peningkatan kesiapsiagaan militer dan intensifikasi jalur diplomasi, sementara komunitas internasional terus mendorong penyelesaian damai guna menghindari eskalasi lebih lanjut.
(Ls/*)







