Film ” The Bell: Panggilan unyuk Mati” Hadirkan Penebok Icon Horor Baru Berbasis Folklore, Tayang 7 Mei 2026

Kabarindo24jam.com | Jakarta, 27 April 2026 – Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film horor terbaru berjudul The Bell: Panggilan untuk Mati, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 7 Mei 2026. Film ini merupakan hasil kolaborasi rumah produksi Multi Buana Kreasindo dan Sinemata Productions melalui Sinemata Buana Kresindo.
Mengusung kekuatan folklore lokal, film ini memperkenalkan sosok Penebok, entitas horor baru yang digadang-gadang menjadi ikon segar dalam genre horor Tanah Air. Kehadirannya menawarkan pengalaman berbeda dengan pendekatan cerita yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga berakar pada mitos dan kepercayaan masyarakat.

Di tengah dominasi film horor di Indonesia, The Bell: Panggilan untuk Mati mencoba menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar kejutan instan. Film ini mengangkat cerita dari folklore yang masih jarang dieksplorasi, sekaligus memperkuat identitas lokal dalam arus globalisasi industri hiburan.

Bacaan Lainnya

Sinopsis
Cerita berpusat pada sebuah lonceng keramat di Belitung yang diyakini mampu mengurung roh-roh jahat. Namun, ketenangan itu terusik ketika sekelompok anak muda mencurinya demi konten digital. Tindakan tersebut justru membangkitkan Penebok—sosok mengerikan yang telah terkurung selama ratusan tahun.
Penebok digambarkan sebagai hantu tanpa kepala bergaun merah yang memburu korbannya satu per satu, meninggalkan jejak kematian dengan kondisi mengenaskan. Teror pun meluas ke warga desa, di mana setiap denting lonceng menjadi pertanda datangnya maut.
Di tengah situasi mencekam, Danto dan Airin ikut terseret dalam rangkaian peristiwa yang semakin tak terkendali.

Pendekatan Visual dan Cerita
Disutradarai oleh Jay Sukmo, film ini menghadirkan pendekatan visual yang tidak biasa dengan penggunaan tiga aspek rasio berbeda untuk membedakan periode waktu dalam cerita. Teknik ini memberikan pengalaman sinematik yang lebih imersif sekaligus memperjelas alur narasi.

Jay Sukmo menekankan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan jumpscare, melainkan membangun teror melalui suasana dan kekuatan cerita.

Selain itu, film ini juga mengangkat isu kontemporer mengenai obsesi generasi digital terhadap viralitas. Fenomena menjadikan hal mistis sebagai konten hiburan menjadi refleksi sosial yang relevan, sekaligus menghadirkan konsekuensi yang tidak terduga dalam cerita.

Pemeran dan Tim Produksi
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris Indonesia, antara lain:
Bhisma Mulia sebagai Danto
Ratu Sofya sebagai Airin
Mathias Muchus sebagai Tuk Baharun
Shaloom Razade sebagai Isabel
Septian Dwi Cahyo sebagai dr. Usman
Givina Lukita Dewi sebagai Saidah
Maulidan Zuhri sebagai Hanafi
Adapun jajaran produksi meliputi:
Eksekutif Produser: Budi Yulianto, Avesina Soebli
Produser: Aris Muda, Rendy Gunawan
Penulis: Priesnanda
Co-Produser: Agus Suhardi
Lini Produser: Ipunk Purwono
Director of Photography: Indra Suryadi

Penguatan Unsur Budaya Lokal
Aktor senior Mathias Muchus menilai film ini tidak hanya menghadirkan horor semata, tetapi juga memperkenalkan mitos lokal sebagai bagian dari narasi yang memiliki makna. Sosok Penebok, menurutnya, menjadi representasi kekuatan budaya yang jarang diangkat ke layar lebar.

Ekspansi ke Pasar Internasional
Selain penayangan di dalam negeri, film ini juga dijadwalkan berpartisipasi dalam Cannes Film Market pada 12–20 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya memperkenalkan karya ini ke kancah global.
Original Soundtrack.

Film ini juga menghadirkan lagu original soundtrack berjudul Penuh Kenangan yang dibawakan oleh Egha De Latoya. Lagu tersebut mengusung tema emosional tentang kesetiaan dan harapan, serta dirilis di berbagai platform musik digital.

Dengan perpaduan unsur folklore, pendekatan visual yang berbeda, serta isu sosial yang relevan, The Bell: Panggilan untuk Mati menjadi salah satu film horor Indonesia yang layak dinantikan pada tahun ini.

(Ĺ/J/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *