Kabarindo24jam.com|WASHINGTON, 27 April 2026 – Raja Inggris King Charles III dan Queen Camilla tiba di Amerika Serikat pada Senin untuk memulai kunjungan kenegaraan selama empat hari, di tengah meningkatnya ketegangan hubungan bilateral serta kekhawatiran keamanan menyusul insiden penembakan di Washington.
Kunjungan ini tetap dilaksanakan setelah Buckingham Palace memastikan bahwa rencana perjalanan tidak dibatalkan, usai konsultasi intensif antara pemerintah Inggris dan Amerika Serikat terkait situasi keamanan.
Insiden penembakan terjadi pada akhir pekan lalu di acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih, yang dihadiri Presiden Donald Trump dan pejabat tinggi lainnya. Otoritas AS menyatakan tidak ada ancaman lanjutan yang teridentifikasi, meskipun pengamanan tetap diperketat menjelang kedatangan delegasi kerajaan.
Kunjungan ini menjadi perjalanan kenegaraan pertama seorang raja Inggris ke AS dalam hampir dua dekade, sekaligus bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Agenda utama mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Trump, pidato di Kongres AS, serta jamuan kenegaraan di Gedung Putih.
Selain Washington, Raja Charles dan Ratu Camilla dijadwalkan mengunjungi New York dan negara bagian Virginia. Kegiatan meliputi penghormatan kepada korban serangan 11 September serta agenda terkait isu lingkungan, yang menjadi fokus lama Raja Charles.
Kunjungan ini berlangsung di tengah hubungan yang disebut sedang mengalami tekanan, dipengaruhi perbedaan sikap terkait konflik Iran serta isu kebijakan internasional lainnya. Pemerintah Inggris berharap kunjungan ini dapat membantu memperkuat kembali hubungan strategis antara kedua negara.
Meski dibayangi situasi keamanan dan dinamika politik, pihak kerajaan menyatakan Raja dan Ratu “menantikan” rangkaian kunjungan tersebut, dengan penyesuaian terbatas pada aspek operasional di lapangan.
(Ls/*)







