Ditengah Ketegangan Kawasan, Prancis Tegaskan Dukungan ke Yunani

Kabarindo24jam.com | Athena – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung Yunani dalam kerangka kerja sama pertahanan bilateral, di tengah dinamika ketegangan kawasan Mediterania Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan resmi ke Athena pada akhir April 2026, menyusul penguatan kemitraan pertahanan antara Prancis dan Yunani yang mencakup komitmen saling membantu dalam kondisi tertentu sesuai kesepakatan kedua negara.

Bacaan Lainnya

Macron juga menegaskan bahwa klausul pertahanan bersama Uni Eropa memiliki implementasi nyata dalam menjaga keamanan kawasan, serta menekankan bahwa penguatan kapasitas pertahanan Eropa dimaksudkan untuk melengkapi, bukan menggantikan, peran NATO

Sementara itu, hingga laporan ini disusun pada akhir April 2026, belum terdapat pernyataan resmi terbaru dari Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang secara langsung menanggapi pernyataan Macron dalam 24 jam terakhir.

Posisi resmi Turki sebelumnya menegaskan penolakan terhadap campur tangan pihak luar dalam isu kawasan, termasuk terkait Siprus, serta komitmen untuk melindungi kepentingannya di wilayah tersebut.

Ketegangan Kawasan Masih dalam Koridor Diplomatik
Ketegangan antara Turki dan Yunani di kawasan Laut Aegea dan Mediterania Timur telah berlangsung lama, terutama terkait batas maritim dan eksplorasi sumber daya energi.

Dinamika yang terjadi sejauh ini masih berada pada jalur diplomatik dan penguatan aliansi pertahanan regional.

Perkembangan terbaru menunjukkan peningkatan dukungan politik dan pertahanan Prancis terhadap Yunani dalam kerangka kerja sama yang telah ada.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *