Kebut Pembangunan Infrastruktur, Bupati Rudy Targetkan Bogor Barat Jadi Pusat Ekonomi Baru

Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Bogor Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan pemantapan untuk pelaksanaan program mewujudkan wilayah Barat Kabupaten Bogor sebagai pusat ekonomi baru melalui percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan desa, dan pembentukan pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pembangunan di wilayah Bogor Barat menjadi salah satu prioritas utama sejak dirinya dilantik pada 20 Februari 2025. Menurut dia, perubahan signifikan harus mulai terlihat dalam dua tahun ke depan, terutama dari sisi infrastruktur.

Bacaan Lainnya

“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan di berbagai bidang. Kita kejar itu, terutama di bidang infrastruktur, harus berjalan dan terealisasi segera,” kata Bupati Rudy dalam keterangannya yang dikutip, Senin (27/4/2026).

Bupati Rudy mengaku bahwa rencana tersebut telah ia sampaikan kepada perwakilan kepala desa wilayah Bogor Barat saat bertemu di Pendopo Bupati pada Kamis (23/4). Ia menjelaskan, sejumlah pembangunan mulai dilakukan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, hingga akses penghubung ke arah Sukabumi melalui Jalan Nirmala.

Selain itu, lanjut Rudy, ada penanganan titik longsor, pembangunan penerangan jalan umum (PJU), hingga pembangunan turap juga terus dipercepat, termasuk melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di sisi lain, Bupati Rudy menegaskan pentingnya penguatan desa sebagai fondasi pembangunan daerah. Pemkab Bogor mendorong desa menjadi lebih mandiri melalui peningkatan alokasi dana desa menjadi Rp1,5 miliar, serta memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya sesuai kebutuhan prioritas masyarakat.

Lebih lanjut ia mengungkap, bahwa Pemkan Bogor telah menggulirkan sejumlah program strategis seperti minimal satu sarjana di setiap desa, digitalisasi data desa yang terintegrasi dan diperbarui secara berkala, hingga penyederhanaan regulasi bantuan keuangan desa agar lebih mudah diakses dan tepat sasaran.

“Mulai tahun ini dan kedepannya, semua desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di tingkat kabupaten benar-benar terasa sampai ke masyarakat di kecamatan dan pedesaan,” kata Bupati Rudy.

Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah barat dan timur. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembangunan kawasan pusat layanan terpadu (KPTM) yang akan menjadi cikal bakal pusat pemerintahan baru.

Sejumlah proyek strategis lainnya juga mulai diarahkan ke wilayah barat, seperti pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Cibungbulang, pengembangan kawasan olahraga berskala besar di Rancabungur, hingga rencana perpanjangan jalur KRL sampai Jasinga guna mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rudy pun menegaskan keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. “Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya di lapangan ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan kepala desa se-Bogor Barat yang diwakili Kepala Desa Kalong Liud Jani Nurjaman menyampaikan sejumlah isu strategis yang dihadapi desa-desa di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi ruang dialog yang diberikan Pemkab Bogor sehingga berbagai aspirasi masyarakat desa dapat disampaikan secara langsung kepada kepala daerah.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bupati Bogor Pak Rudy Susmanto yang telah memberikan ruang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi. Pada pertemuan beberapa waktu lalu, sejumlah aspirasi bisa langsung disampaikan kepada Bupati Bogor, itu sangat efektif dan signifikan” imbuh Jani. (Man/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *