Kabarindo24jam.com | Cibinong -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengajak seluruh elemen pendidikan untuk memprioritaskan pembentukan karakter dan kreativitas siswa. Dia mengingatkan bahwa di era yang kompetitif, kemampuan akademik harus dibarengi dengan mentalitas yang adaptif agar siswa mampu menjawab tantangan zaman.
“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi lebih besar ditopang oleh sikap dan karakter. Ini yang harus dibangun sejak dini melalui berbagai kegiatan kreatif seperti festival anak hebat di Citeureup,” ujar Sekda Ajat dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (8/5/2026).
Ia juga mengapresiasi kontribusi yayasan pendidikan dan sektor swasta yang turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor. Dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong peningkatan indeks pembangunan manusia secara berkelanjutan.
Selain itu, Sekda Ajat mendorong sekolah untuk terus berinovasi dan memperluas partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi, termasuk inovasi daerah dan program sekolah berwawasan lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pengalaman belajar sekaligus memperkuat daya saing siswa di tingkat yang lebih luas.
Ke depan, tegas Ajat, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan dunia usaha dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, guna mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.
Sebelumnya pada Rabu (6/5/2026), Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Gala Aksi dan Festival Anak Hebat yang digelar oleh SMP Puspanegara Yayasan Indocement. Kegiatan ini dinilai tidak hanya menjadi ajang kreativitas pelajar, tetapi juga sebagai sarana menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekda Ajat Jatnika, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
“Acara seperti ini sangat penting karena mampu mengasah keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan. Tidak cukup hanya logika dan pengetahuan, tetapi juga kreativitas, intuisi, seni, dan budaya harus dibangun sejak dini,” kata Ajat.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata ditentukan oleh kecerdasan akademik. Knowledge is important, but attitude is more. Keberhasilan anak hanya sekitar 20 persen ditentukan oleh kemampuan akademik, sementara 80 persen lainnya berasal dari sikap, perilaku, dan adab yang dibentuk sejak kecil.
Ajat juga mengapresiasi kontribusi Yayasan Indocement dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan seperti SMP Puspanegara turut berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di tengah jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai lebih dari 6,15 juta jiwa berdasarkan data BPS.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Puspanegara Yayasan Indocement, Yoyoh, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan terdiri dari dua agenda utama, yaitu Gala Aksi dan Festival Anak Hebat. “Gala Aksi telah dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026, yang diikuti oleh 403 peserta dari 36 sekolah, mencakup 8 kecamatan dan 4 kota/kabupaten, bahkan diikuti peserta dari Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Depok. Hal ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi,” ungkap Yoyoh.
Ia menambahkan, puncak kegiatan berupa Festival Anak Hebat diikuti oleh siswa kelas 7 hingga 9 SMP Puspanegara dengan mengusung tema “Satu Langkah Kecil, Sejuta Karya untuk Bumi Kita”. “Melalui tema ini, kami berharap siswa semakin peduli terhadap lingkungan, memiliki karakter yang kuat, serta semangat juang yang tinggi,” tuturnya.
Festival ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mengembangkan potensi siswa secara holistik, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan. (Cok/*)







