Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Berdampak Positif pada Perekonomian Kota Bogor

Kabarindo24jam.com | Bogor kota -Seperti yang sering disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dalam sejumlah kesempatan, kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bakal berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Ini juga termasuk Kirab Budaya di Kota Bogor pada Jumat (8/5/2026) yang dimeriahkan oleh kirab mahkota binasih.

Warga Kota Hujan terlihat tumpah ruah ke jalan menyaksikan Milangkala Tatar Sunda, sehingga ini menjadi berkah bagi para pedagang di sekitar lokasi kegiatan. Bahkan, para pelaku usaha yang membuka stan sementara dan menjual berbagai makanan, minuman, serta kuliner lainnya juga ikut merasakan penjualan yang meningkat.

Bacaan Lainnya

Selain berdampak positif bagi para pelaku UMKM dan juga pedagang asongan, pertunjukan atraksi seni budaya Sunda ini juga menjadi magnet positif bagi sektor akomodasi, khususnya industri perhotelan yang beberapa bulan terakhir mengalami ‘suasana’ lesu.

Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay, mengungkap bahwa kegiatan ini menjadi angin segar bagi sektor perhotelan. Karenanya, PHRI berharap kegiatan budaya seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin oleh Pemkot Bogor dan Pemprov Jawa Barat.

Sebab kegiatan ini menjadi salah satu atraksi wisata yang mendorong masyarakat dari luar Bogor untuk datang, menginap, berwisata, sekaligus menyaksikan helaran budaya di Kota Bogor. “Kami sangat mengapresiasi rangkaian kegiatan ini di Kota Bogor, dan sangat bagus dapat rutin digelar setiap tahun,” ujar Yuno dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Diketahui, kirab budaya dimulai dari Museum Pajajaran, Batutulis, melintasi Jalan Siliwangi hingga berakhir di kawasan Jalan Surya Kencana. Kegiatan ini diikuti berbagai kampung adat, di antaranya Gelaralam, Sinarresmi, Ciptamulya, Naga, Urug, Kuta, Dukuh, Cigugur, Cikondang, Pulo, Cireundeu, Miduana, Cikalong, dan Galuh.

Menariknya, kirab budaya juga dimeriahkan oleh barisan kesenian tamu dari berbagai provinsi, seperti Ondel-ondel dari DKI Jakarta, Rampak Bedug dari Banten, Kenthongan dan Calung dari Jawa Tengah, serta Seni Umbul dan Kuda Lumping dari Jawa Tengah.

Adapun kesenian dari kabupaten/kota di Jawa Barat turut memeriahkan, seperti Tari Payung Kota Bogor, Gapura Hyang Kabupaten Bandung Barat, Tari Topeng Cisalak Kota Depok, Tari Topeng Bekasi Kabupaten Bekasi, Tari Topeng Kota Cirebon, Ngarak Barong Kota Bekasi, hingga Kuda Renggong dari Kabupaten Sumedang. (Man/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *