Wali Kota Bogor Tegas dan Keras, Pengawasan Tempat Hiburan Malam Diperketat

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Wali Kota Dedie Abdu Rachim bergerak cepat merespons insiden baku hantam antar pengunjung di kelab malam Tipzy Bears, Jalan Merdeka – Kecamatan Bogor Tengah, dengan menginstruksikan Satpol PP yang didukung personel TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Bogor.

Langkah tegas Wali kota tersebut diambil guna mencegah terulangnya keributan yang dapat memicu keresahan masyarakat. Dedie menilai pengawasan terhadap aktivitas THM perlu diperkuat, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Dedie meminta aparatur wilayah lebih serius memetakan potensi konflik sosial yang dapat muncul di lingkungan THM. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola tempat hiburan menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif.

“Saya minta segera lakukan monitoring, evaluasi, dan berikan teguran keras kepada pengelola (THM) agar insiden serupa tidak terulang kembali,” tegas Wali Kota Dedie dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot), sebagian besar pihak yang terlibat dalam keributan bukan merupakan warga Kota Bogor, melainkan pendatang dari luar daerah yang datang berkunjung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkot untuk menggandeng TNI dan Polri dalam memperkuat patroli keamanan di kawasan hiburan malam. Selain pengawasan keamanan, Pemkot juga memastikan akan mengevaluasi aspek perizinan seluruh THM.

Dedie menegaskan tidak akan ada toleransi apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan operasional. “Kalau soal pelanggaran izin, regulasinya sudah jelas. Tinggal bagaimana komitmen penegakannya di lapangan. Siapa pun yang melanggar akan ditindak,” imbuhnya.

Untuk mengoptimalkan pengawasan, Dedie meminta Satpol PP menerapkan sistem kerja tiga shift sehingga pemantauan dapat berlangsung hingga dini hari. Menurutnya, pengawasan terhadap aktivitas THM tidak cukup mengandalkan jam kerja normal aparatur.

Sebelumnya, Komisi I DPRD meminta Pemkot Bogor untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua THM yang ada. Hal ini dibutuhkan untuk memastikan seluruh aktivitas usaha hiburan malam di Kota Bogor berjalan sesuai aturan dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, Komisi I DPRD juga akan menelusuri penyebab berulangnya keributan yang terjadi di lokasi tersebut. “DPRD berharap Pemerintah Kota Bogor segera mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun ketertiban umum,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani, dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Dia pun menilai maraknya keributan di THM bertolak belakang dengan upaya Pemkot Bogor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi sebelumnya, saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Wali Kota Dedie menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. (Man/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *