Kabarindo24jam.com | ABIDJAN, 14 Juli 2026 – Sedikitnya 24 orang meninggal dunia dan 36 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah bus antarkota terjun dari sebuah jembatan ke Sungai Bafing di wilayah barat laut Pantai Gading (Côte d’Ivoire) pada Senin (13/7) waktu setempat.
Operasi pencarian masih berlangsung karena sejumlah penumpang dilaporkan belum ditemukan.
Kementerian Transportasi Pantai Gading menyatakan bus tersebut mengangkut 69 orang, termasuk awak kendaraan, dalam perjalanan dari Odienné menuju ibu kota politik Yamoussoukro. Saat melintasi ruas jalan Touba–Biankouma, bus keluar jalur, meluncur dari jembatan, lalu jatuh ke Sungai Bafing.
Menurut laporan resmi, korban tewas sementara berjumlah 24 orang, sedangkan 36 penumpang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan.
Tim penyelamat bersama aparat keamanan terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban yang masih hilang di sekitar lokasi sungai.
Kecelakaan lalu lintas berskala besar masih menjadi tantangan di Pantai Gading. Menurut data Kementerian Transportasi negara tersebut, antara 1.000 hingga 1.500 orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan di jalan raya.
Faktor yang sering dikaitkan meliputi kondisi sebagian ruas jalan, kelayakan kendaraan, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan transportasi.
Insiden ini juga mengingatkan pada kecelakaan besar lain di negara tersebut pada Juli 2025, ketika tabrakan antara sebuah truk dan bus di wilayah utara menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.
Peristiwa terbaru kembali memicu perhatian terhadap keselamatan transportasi umum di negara Afrika Barat tersebut.
(Ls/*)







