Uji Kemampuan Tempur, Angkatan Laut Indonesia dan Rusia Gelar Latihan di Vladivostok

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Latihan bersama (Latma) Angkatan Laut Indonesia dan Rusia bertajuk ‘Orruda 2026’ di wilayah perairan Vladivostok resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026). Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina memimpin langsung upacara pembukaan yang diikuti prajurit KRI I Gusti Ngurah Rai-332 bersama personel Russian Navy.

Dikutip dari Dinas Penerangan Komando Armada II pada Senin (27/7/2026), KSAL Ali menegaskan bahwa latihan ini bertujuan memperkuat efek daya tangkal (deterrence effect), meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menguji peran TNI AL sebagai duta diplomasi Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Melalui latihan bersama ini diharapkan terjalin interoperabilitas yang semakin baik serta hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan yang semakin erat antara Indonesia dan Federasi Rusia,” ujar Laksamana Ali.

Dalam latihan bersama Orruda 2026, TNI AL mengerahkan 145 personel, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, satu helikopter Panther, serta satu tim Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk melaksanakan berbagai serial latihan bersama Angkatan Laut Rusia yang meliputi Harbour Phase dan Sea Phase.

Di sela kegiatan, KSAL dan Panglima Armada Pasifik Rusia menggelar pertemuan bilateral membahas pengembangan kerja sama jangka panjang. Agenda strategis yang dibicarakan mencakup pelaksanaan Passing Exercise (Passex), perluasan cakupan latihan bersama, hingga pertukaran tenaga ahli di bidang underwater warfare.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menambahkan bahwa pertemuan di atas kapal perang menjadi bukti nyata kedekatan militer Indonesia dengan negara besar Rusia di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin.

“Mengusung tema Ensuring Safety at Sea, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama TNI AL dan Russian Navy dalam menjaga keamanan wilayah perairan melalui kesiapsiagaan, kepercayaan, dan kerja sama praktis demi mendukung perdamaian serta kemakmuran global,” ujar Tunggul.

Latihan di Vladivostok ini merupakan edisi kedua setelah Orruda pertama sukses digelar di Perairan Jawa pada 2024. Kali ini, kedua angkatan laut akan menguji kemampuan tempur di pelabuhan hingga laut lepas, termasuk simulasi menghadapi serangan wahana tanpa awak atau drone laut. (Cky/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *