Kabarindo24jam.com | Cibinong – Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan percepatan penataan kawasan wisata Puncak. Menindaklanjuti hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan kegiatan monitoring sejumlah titik strategis di kawasan wisata Puncak – Kecamatan cisarua, Jumat (31/7/2026).
Monitoring tersebut bertujuan memastikan percepatan pembangunan infrastruktur, penataan kawasan wisata, serta pengembangan Rest Area Puncak sebagai kawasan yang lebih representatif, nyaman, dan mampu menjadi pusat aktivitas sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Adapun sejumlah lokasi yang ditinjau meliputi pembangunan Polsek Cisarua, survei dan desain penataan Rest Area Puncak, rencana pembangunan toilet publik yang representatif, kawasan Riung Gunung bersama PTPN, rencana jalan alternatif, hingga penataan Simpang Taman Safari Indonesia (TSI).
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan Rest Area Puncak ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi akan dikembangkan menjadi ruang publik yang mampu menghidupkan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Puncak.
“Harapan kami, rest area ini menjadi tempat yang mampu membangkitkan ekonomi masyarakat Puncak. Ke depan akan dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk videotron berukuran besar, serta dihidupkan dengan berbagai kegiatan dan event agar semakin ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Ajat.
Menurutnya, Rest Area Puncak juga akan diintegrasikan dengan berbagai destinasi wisata di kawasan Puncak sehingga menjadi simpul aktivitas yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Melalui monitoring ini, Pemkab Bogor memastikan seluruh rencana penataan kawasan Puncak berjalan sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, sehingga kawasan Puncak semakin tertata, nyaman, aman, dan mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Asisten Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zenal Muttaqin, menambahkan pihaknya mendukung penuh rencana penataan ulang yang diinisiasi Pemkab Bogor. Menurutnya, keberadaan rest area yang lebih tertata akan memberikan manfaat langsung bagi wisatawan, terutama ketika harus menunggu pemberlakuan sistem buka-tutup maupun rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak.
“Penataan ini akan membuat wisatawan lebih nyaman saat menunggu buka tutup jalan. Selain itu, secara multiplier effect juga akan meningkatkan aktivitas ekonomi sektor pariwisata di kawasan Puncak, termasuk mendorong perkembangan UMKM yang berada di Rest Area Gunung Mas,” jelas Asep
Rencananya penataan kawasan yang akan difungsikan nantinya akan dibuat Pos Polisi dan kantor untuk petugas Polsek. Tak hanya itu, berbagai fasilitas pendukung seperti toilet juga akan dilengkapi agar kawasan tersebut semakin nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung.
Adapun kegiatan monitoring Sekda Ajat Jatnika tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Eko Mujiarto, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Melly Kamelia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Hadijana, Direksi Sayaga Wisata, PTPN, serta Camat Cisarua Heri Risnandar. (Cok)







