Gadis Asal Manado Kenang Momen Jadi Paskibraka di Istana: Isi Kemerdekaan dengan Bakat dan Talenta

Kabarindo24jam.com |Jakarta, 17 Agustus 2026* — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka menjadi momen penuh nostalgia bagi seorang gadis asal Manado, Stacy Wullur. Perempuan berusia 25 tahun yang kini tinggal dan bekerja di Jakarta itu pernah menjadi anggota Paskibraka pada 2017.

Menyaksikan para Paskibraka menjalankan tugas dalam upacara peringatan kemerdekaan, Stacy kembali teringat pengalamannya saat bertugas mengibarkan Bendera Pusaka. Stacy mengaku merasakan kembali suasana haru yang pernah dialaminya sembilan tahun lalu.

Bacaan Lainnya

“Saya kembali bernostalgia. Ketika melihat Paskibraka menjalankan tugasnya, saya ingat dulu juga pernah bertugas untuk mengibarkan Bendera Pusaka ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Langsung rasa merindingnya, rasa harunya,” ujar Stacy, Senin (17/8).

Stacy mengatakan, menjadi Paskibraka hingga dapat bertugas di Istana Merdeka bukanlah proses yang mudah. Ia pun memahami perjuangan yang harus dilalui para Paskibraka, mulai dari seleksi tingkat kota hingga provinsi.

“Saya dulu memperjuangkan ini tidak mudah. Saya tahu adik-adik juga berjuang sangat keras, dari seleksi kota, seleksi provinsi sampai bisa berada di Istana. Itu suatu yang membanggakan buat saya juga. Saya turut bahagia,” katanya.

Menurut Stacy, perjuangan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan saat ini tidak lagi dilakukan melalui medan perang. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui bakat, talenta, dan kontribusi positif untuk mengharumkan nama Indonesia.

“Sekarang kita sebagai generasi muda harus berjuang mempertahankan kemerdekaan melalui hal-hal yang tidak secara fisik, tapi menggunakan bakat dan talenta kita untuk mengharumkan nama negara Indonesia,” tuturnya.

Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, Stacy juga menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dan membantu warga terdampak agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas.

“Kita sepenanggungan dengan saudara-saudara kita di NTT. Harapannya, dari semua kalangan, pemerintah, dan masyarakat Indonesia agar dapat membantu supaya segera pulih dan bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.

Tak hanya itu, Stacy berharap pemerintah dan masyarakat dapat terus bergandengan tangan membangun Indonesia. Menurutnya, kemajuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama dan tidak hanya dibebankan kepada satu pihak.

“Kita harus bekerja sama membangun dan membawa negara ini semakin maju ke depannya,” tegas Stacy.

Sebagai anak muda, Stacy juga menitipkan harapan kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat menjalankan amanah dan tanggung jawabnya dengan baik.

“Kami berharap, semua mendoakan bersama agar Pak Presiden selalu sehat dan dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi,” katanya.

 

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *