Abbas Wat Phutthaisawan Ditangkap, Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana 92 Juta Baht

Kabarindo24jam.com | AYUTTHAYA – Polisi Thailand menangkap kepala Wat Phutthaisawan, sebuah wihara kerajaan di Provinsi Phra Nakhon Si Ayutthaya, dalam perkara dugaan penyelewengan dana wihara dengan nilai lebih dari 92 juta baht.
Penangkapan dilakukan pada 10 September 2026 oleh aparat Central Investigation Bureau (CIB) berdasarkan surat perintah pengadilan tertanggal 8 September 2026.

Tokoh yang diamankan adalah Phra Wachirayan Wi, yang dikenal sebagai Luang Pho Atichot Thammaparo, berusia 66 tahun. Ia ditangkap di kediamannya di kompleks Wat Phutthaisawan. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penggelapan atau pengalihan aset, dugaan penyalahgunaan atau kelalaian dalam menjalankan kewajiban jabatan, serta dugaan keterlibatan dalam pencucian uang.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan yang dikutip dari penyidik, dugaan penyelewengan tersebut berkaitan dengan dana milik wihara yang diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi dan kemudian diberikan kepada seorang perempuan yang disebut memiliki hubungan dekat dengan tersangka.

Polisi masih menelusuri transaksi serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan aliran dana tersebut. Penyelidikan disebut menemukan lebih dari 20 dokumen penerimaan atau sertifikat donasi yang diterbitkan atas nama wihara selama sekitar dua tahun.

Polisi menduga mekanisme tersebut berkaitan dengan pengumpulan dan pengalihan dana yang kemudian menimbulkan kerugian lebih dari 92 juta baht. Rincian lengkap mengenai seluruh transaksi masih menjadi bagian dari pemeriksaan penyidik.
Seorang perempuan yang disebut sebagai orang dekat mantan kepala wihara juga dibawa untuk menjalani pemeriksaan. Dalam penggeledahan di kediamannya, polisi melaporkan penyitaan sejumlah barang, antara lain emas, uang tunai, dokumen tanah dan dokumen investasi.

Barang-barang tersebut merupakan bagian dari penyidikan dan belum dapat disimpulkan seluruhnya berasal dari dana wihara sebelum proses pembuktian selesai. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas yang disebut berkaitan dengan hubungan pribadi antara mantan kepala wihara dan perempuan tersebut.

Materi tersebut dilaporkan menjadi bagian dari barang bukti yang sedang diperiksa. Untuk kepentingan pemberitaan yang aman, detail visual yang bersifat intim tidak diperlukan dan tidak mengubah status hukum perkara yang masih dalam penyidikan. Dalam perkembangan perkara, pihak kepolisian juga memeriksa sejumlah dokumen dan barang dari lingkungan wihara.

Seorang pengelola atau petugas administrasi wihara turut dimintai keterangan terkait penyelidikan. Pemeriksaan tersebut belum dengan sendirinya menunjukkan keterlibatan pihak yang bersangkutan dalam dugaan tindak pidana.
Setelah penangkapan, Phra Wachirayan kemudian menjalani proses pelepasan jubah atau laksana pengunduran diri dari kehidupan monastik. Pihak keagamaan setempat juga telah menunjuk seorang pejabat untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana kepala Wat Phutthaisawan.

Wat Phutthaisawan merupakan wihara kerajaan dan situs bersejarah di Ayutthaya. Di tengah proses hukum tersebut, pengelola wihara juga mengumumkan penutupan sementara area situs bersejarah untuk pekerjaan peningkatan sistem kelistrikan. Pengumuman mengenai pekerjaan tersebut merupakan agenda terpisah dari perkara dugaan penyelewengan dana.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *