Sabtu, 18 September 2021

Akun Facebook Penyebar Kebencian Dipolisikan Puspomad

BANDUNG  — Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) geram terhadap akun sosial media Facebook penyebar kebencian sehingga melapor ke Polda Jawa Barat. Identitas akun yang dilaporkan itu yakni Alzena Kanzia Farzana.

“Laporan kepada Polda Jawa Barat telah dilakukan siang hari ini jam 16.00 WIB untuk dilakukan penyidikan dan semua proses peradilan umum yang berlaku,” begitu keterangan dalam rilis Puspomad, Sabtu (19/12/2020)

Pihak Puspomad menjelaskan, bahwa akun Alzena Kanzia Farzana dilaporkan karena diduga melakukan pencemaran nama baik. Sebab akun itu membawa institusi TNI AD namun sebenarnya dia bukanlah anggota TNI.

“Dugaan penggunaan identitas TNI AD dan persatuan istri prajurit TNI AD oleh pihak yang tidak memiliki hak menggunakan identitas TNI AD dan persatuan istri prajurit untuk melakukan unggahan yang melanggar hukum,” sebut Puspomad.

Baca Juga :  Sejak Subuh Sampai Malam Bergerak di Tanjung Balai, KPK Sita Dokumen Mutasi Pejabat

“Beberapa postingan telah menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan dan memuat penghinaan,” tambah pernyataan mereka. Lebih lanjut, Puspomad mengatakan masih ada beberapa akun lain yang dilaporkan ke Polda Jabar.

Mereka meminta Polda Jabar mengusut tuntas kasus ini. “Ada beberapa akun sosial media lain yang terafiliasi. Pusat Polisi Militer TNI AD akan mengawal terus proses hukum terhadap terlapor,” pungkas Puspomad. (HRP)

- Advertisement -

Latest news

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

TWK Pegawai KPK Sah Secara Konstitusional, Putusan MK dan MA Diapresiasi

JAKARTA -- Berbagai elemen masyarakat menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan proses alih status pegawai KPK melalui tes wawasan kebangsaan (TWK) tidak bertentangan...

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

MEDAN - Polrestabes Medan menggelar pemusnahan barang bukti narkoba dari jaringan internasional senilai Rp 2 miliar lebih yang didapatkan dari penangkapan selama tiga bulan...
Baca Juga :  Kinerjanya Dinilai Rendah, KPK Anggap Data ICW Tidak Valid

Ketua Kwarnas Pramuka Lawan Eks Menpora, Berlanjut ke Polisi

JAKARTA - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, Komisaris Jendral Pol Purn Budi Waseso melaporkan eks Menteri Pemuda dan Olahraga di masa pemerintahan Presiden SBY sekaligus...

Kinerjanya Dinilai Rendah, KPK Anggap Data ICW Tidak Valid

JAKARTA -- lembaga non government, Indonesia Corruption Watch (ICW), mengeluarkan laporan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama semester 1 2021 dengan nilai D atau jauh...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here