Rabu, 17 Agustus 2022

Akun Facebook Penyebar Kebencian Dipolisikan Puspomad

BANDUNG  — Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) geram terhadap akun sosial media Facebook penyebar kebencian sehingga melapor ke Polda Jawa Barat. Identitas akun yang dilaporkan itu yakni Alzena Kanzia Farzana.

“Laporan kepada Polda Jawa Barat telah dilakukan siang hari ini jam 16.00 WIB untuk dilakukan penyidikan dan semua proses peradilan umum yang berlaku,” begitu keterangan dalam rilis Puspomad, Sabtu (19/12/2020)

Pihak Puspomad menjelaskan, bahwa akun Alzena Kanzia Farzana dilaporkan karena diduga melakukan pencemaran nama baik. Sebab akun itu membawa institusi TNI AD namun sebenarnya dia bukanlah anggota TNI.

“Dugaan penggunaan identitas TNI AD dan persatuan istri prajurit TNI AD oleh pihak yang tidak memiliki hak menggunakan identitas TNI AD dan persatuan istri prajurit untuk melakukan unggahan yang melanggar hukum,” sebut Puspomad.

Baca Juga :  Bos Akun Youtube 'Aktual TV' Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

“Beberapa postingan telah menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan dan memuat penghinaan,” tambah pernyataan mereka. Lebih lanjut, Puspomad mengatakan masih ada beberapa akun lain yang dilaporkan ke Polda Jabar.

Mereka meminta Polda Jabar mengusut tuntas kasus ini. “Ada beberapa akun sosial media lain yang terafiliasi. Pusat Polisi Militer TNI AD akan mengawal terus proses hukum terhadap terlapor,” pungkas Puspomad. (HRP)

Latest news

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

Pengendara Terobos Jalur Busway, Warganet Dukung Ditlantas PMJ

JAKARTA -- Dalam video viral di media sosial (medsos) baru-baru ini, Toyota Fortuner berpelat B 1497 RFY berjalan di jalur busway, tepat di belakang...

Purnawirawan Bintang Dua Jadi Tersangka Kasus Satelit

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indoensia (Kejagung) akhirnya menetapkan mantan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) 2013-2016, Laksamana Muda (Purn) berinisial AP sebagai tersangka...
Baca Juga :  Hakim PN Cibinong Hukum Terdakwa Penggelapan Uang PT.JMC 12 Tahun Penjara

Pendalaman Kasus Bupati Bogor, KPK Garap Wakil Bupati dan Anen

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mendalami kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2021 kepada pejabat dan...

Kakorlantas Tekankan Edukasi dan Preventif dalam Operasi Patuh

JAKARTA -- Satuan Lalulintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia mulai hari ini menggelar Operasi Patuh selama 14 hari ke depan. Yang menarik,...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here