Kamis, 17 Juni 2021

Berniat Memperbaiki Sistem Keuangan, Kepala Bapenda DKI Malah Dimundurkan

JAKARTA — Sistem pengelolaan keuangan di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai bermasalah. Atas hal itu, Mohammad Tsani Annafari–mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)–berniat membenahinya. Namun niat mulia itu ditentang, malahan dia diminta mundur dari jabatannya oleh pihak tertentu di Pemprov DKI.

Kepada wartawan, Minggu petang (28/2/2021), Tsani mengaku, pengunduran dirinya diminta langsung oleh Pemprov DKI Jakarta, bukan atas dasar keinginan sendiri. Namun Tsani tak mendetailkan siapa yang meminta mundur, Gubernur Anies Baswedan, Wagub Ahmad Riza atau Sekretaris Daerah?.

Tsani menjelaskan, permintaan untuk segera mundur dari jabatan kepala Bapenda itu datang setelah dirinya berencana membenahi sistem keuangan yang digelontorkan Pemprov DKI Jakarta ke Kantor Samsat untuk pengadaan kertas yang nilainya mencapai Rp 9,8 miliar setiap tahun.

“Masa kita rela tiap tahun kita ngeluarin duit Rp9,8 miliar untuk samsat buat nyetak kertas yang kemudian jadi komoditi saja,” kata Tsani yang meyakini apa yang dilakukannya semata untuk kebaikan bersama.

Rencana Tsani memperbaiki kelemahan sistem birokrasi di Pemprov DKI ini kemudian ditindaklanjuti dengan menyelenggarakan diskusi tentang Transformasi Digital Pendapatan Daerah PKB dan BBNKB Provinsi DKI Jakarta 2021 yang dilaksanakan pertengahan pekan ini. “Saya bikin FGD lalu bicara samsat, kalau samsat tidak diperbaiki gimana?” ujarnya.

Namun, kata Tsani, agenda pembenahan sistem itu justru tidak disukai oleh sebagian orang. Dia tidak menjelaskan orang tak setuju dengan hal itu, tapi ia juga tidak menyebut nama instansi dari orang-orang yang tidak suka dengan pembenahan sistem itu.

Baca Juga :  Menparekraf Puji Inovasi Pariwisata Ala Bobby, The Kitchen Of Asia Didukung

Intinya, setelah mengadakan acara itu, dirinya diminta mengundurkan diri karena dianggap sebagai beban bagi Pemprov DKI Jakarta. “Ada kuping yang panas komplain ke pak gubernur, masak saya langsung diberhentikan? saya ini jadi beban organisasi kalau tetap jadi Kepala Bapenda, sehingga lebih baik mundur,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Mohammad Tsani Annafari secara mendadak mengundurkan diri jabatan tersebut. Padahal mantan penasihat ahli KPK ini belum setahun menjabat. Berita ini tentu saja membuat heboh publik Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) membenarkan hal tersebut. Namun Ariza enggan membeberkan alasan Tsani mengundurkan diri jabatan tersebut. Dia hanya mengatakan hal ini menjadi hak semua pegawai di lingkungan Pemprov DKI yang tidak bisa dicegah siapapun.

“Saya kira itu menjadi hak setiap orang, siapa saja kalau ingin mundur dan dalam pemerintahan di pusat, daerah kabupaten BUMN, BUMD bahkan swasta adanya rotasi adanya mutasi perpindahan dan sebagainya maupun pengunduran diri itu menjadi hak semuanya,” kata Ariza. (Cok)

- Advertisement -

Latest news

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...
Baca Juga :  Dalami Kasus Dugaan Korupsi DPKP Kota Depok, Kejaksaan Minta Keterangan 16 Saksi

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...

Inggris Bersama Belanda dan Austria Petik Kemenangan Tipis di Penyisihan Euro 2020

LONDON -- Laga babak penyisihan grup Euro 2020 tadi malam, Minggu hingga Senin (14/6/2021) dini hari WIB, menyajikan tiga pertandingan. Di stadion Wembley, timnas Inggris...

Diciduk Polisi Narkoba, Anji Tersandung Kasus Kepemilikan Ganja

Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Barat memastikan musisi sekaligus penyanyi papan atas, AN, yang ditangkap polisi bawa ganja adalah Anji atau Erdian Aji Prihartanto. Anji...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here