Rabu, 17 Agustus 2022

Brigjen Mardiaz Ingatkan Calon Perwira Polri Harus Punya Konsep Kepemimpinan

SUKABUMI — Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum, menegaskan bahwa seorang pemimpin dituntut memilili konsep, baik itu merupakan pengalaman pribadi maupun berdasarkan pengalaman orang lain yang dianggap patut untuk diaplikasikan.

Hal itu dikemukakan Brigjen Mardiaz saat memimpin upacara pembubaran perangkat Resimen Korps Siswa Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri Gelombang I TA 2021 Wira Mavendra Harjuna, di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/10/2021).

“Karena itu, Resimen Korps Siswa adalah media pembelajaran kepemimpinan, organisasi butuh pemimpin, di dalam organisasi ada pemimpin (leader) dan ada yang dipimpin (follower). Dan tentunya pemimpin harus memiliki power untuk menggerakan organisasi,” ujarnya.

Saat ini, sambung Mardiaz, Setukpa Lemdiklat Polri telah melakukan beberapa inovasi dalam rangka membangun Transformasi Pendidikan Polri sebagai wujud penjabaran Program Prioritas Kapolri dan Kalemdiklat Polri dalam rangka mewujudkan Pendidikan Polri yang Presisi.

Di antaranya mewujudkan kampus sehat dengan terbukti semua siswa dan personel Setukpa sudah tidak ada yang terpapar Covid 19. Demi mewujudkan kampus aman, dengan melakukan revitalisasi fungsi pengamanan baik dari segi personel maupun perlengkapan pendukungnya, serta inovasi inovasi lain guna mewujudkan hasil didik yang Presisi.

Kemudian, salah satu inovasi yang dikembangkan di Setukpa saat ini ialah dengan program KISS (Kisah Inspiratif Seputar Setukpa) hal ini dikembangkan Setukpa untuk menggambarkan bahwa polisi bukan hanya viral dari sisi negatif saja, melainkan banyak kisah polisi-polisi yang dapat dijadikan panutan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Formasu Jakarta Apresiasi Kapolda Sumut Berhasil Ungkap Kasus Kerangkeng Manusia

Kasetukpa Mardiaz pun berharap kepada para calon perwira agar menjadikan latihan kepemimpinan selama satu bulan di Setukpa ini sebagai bekal untuk mengabdi di kewilayahan. Harus ada perubahan, perbedaan ketika masih berpangkat Brigadir dan sekarang menyandang pangkat Perwira.

“Terapkan 12 nilai-nilai karakter kebhayangkaraan sebagai karakter ideal normatif dalam pelaksanaan tugas, hal – hal yang selama ini mencoreng citra kepolisian terutama dalam hal pelayanan publik harus dapat dirubah menuju ke arah yang lebih baik,” tambah Mardiaz.

Di usia para calon perwira sekalian yang saat ini rata- rata berumur 46 sampai 54 tahun, lanjutnya, merupakan usia yang matang untuk menjadi seorang pemimpin. Laksanakan proses pengabdian tugas sebagai ibadah tinggalkan hal – hal negatif, dan siapkan proses kembali ke masyararakat saat purna tugas nanti agar dapat diterima dengan baik.

“Setukpa Lemdiklat Polri adalah kebanggaan kita semua, jaga nama baik almamater, nama baik kesatuan, angkatan dan keluarga masing masing. Jangan pernah merusak institusi ini,” imbuh Mardiaz.

Di penghujung pesannya, Mardiaz juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh perangkat resimen dan seluruh siswa yang telah menjalankan masa pendidikan selama satu bulan dengan baik dan tidak ada masalah.

Upacara berlangsung khidmat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama dan personel Setukpa Lemdiklat Polri. (Ronald / Leo)

Latest news

Baca Juga :  Temukan Bukti Permulaan pada Kasus Korupsi DPKP Depok, Kejaksaan Mulai Pendalaman

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

Pengendara Terobos Jalur Busway, Warganet Dukung Ditlantas PMJ

JAKARTA -- Dalam video viral di media sosial (medsos) baru-baru ini, Toyota Fortuner berpelat B 1497 RFY berjalan di jalur busway, tepat di belakang...

Purnawirawan Bintang Dua Jadi Tersangka Kasus Satelit

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indoensia (Kejagung) akhirnya menetapkan mantan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) 2013-2016, Laksamana Muda (Purn) berinisial AP sebagai tersangka...

Pendalaman Kasus Bupati Bogor, KPK Garap Wakil Bupati dan Anen

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mendalami kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2021 kepada pejabat dan...

Kakorlantas Tekankan Edukasi dan Preventif dalam Operasi Patuh

JAKARTA -- Satuan Lalulintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia mulai hari ini menggelar Operasi Patuh selama 14 hari ke depan. Yang menarik,...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here