Bupati Bogor dan Danrem 061 Tegaskan Pentingnya Peran Aparatur Pemerintah Bangun Komunikasi Publik

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya peran aparatur pemerintah sebagai garda terdepan dalam membangun komunikasi publik yang kuat di era digital, sebab tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana seperti beberapa tahun yang lampau, dan kini bahkan lebih kompleks.

Menurutnya, kerja-kerja pemerintah yang telah dilakukan dengan baik kerap tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. “Kita merasa sudah bekerja dengan baik, tetapi ketika dilihat di media sosial, seakan-akan kita belum berbuat apa-apa. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ujar Rudy dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (8/5/2026).

Bacaan Lainnya

Ia pun menegaskan bahwa setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab sebagai penyampai informasi kepada publik. Karena itu, diperlukan kesamaan langkah dan narasi agar informasi yang diterima masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kita ini bukan hanya pelayan masyarakat, tetapi juga juru bicara pemerintah. Apa yang kita lakukan harus mampu kita komunikasikan dengan baik,” tegasnya seraya menyebutkan bagaimana media sosial dapat dengan cepat membentuk opini publik.

Karenanya, Bupati Rudy mengingatkan bahwa ketika narasi negatif sudah terbangun, maka klarifikasi seringkali tidak mudah diterima. “Saat narasi sudah terbentuk, apa pun yang kita sampaikan bisa dianggap salah. Maka kita harus hadir dengan komunikasi yang jelas, fakta yang kuat, dan pendekatan yang menyejukkan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Bupati Rudy menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Kami berdiri bersama masyarakat. Tidak mungkin pemerintah tidak berpihak kepada rakyat. Karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh aparatur dan elemen masyarakat untuk kembali menguatkan nilai gotong royong sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan, termasuk derasnya arus informasi di era digital. “Persatuan adalah kekuatan kita. Jangan sampai perbedaan narasi memecah belah. Mari kita bangun komunikasi yang menyatukan,” ucap Bupati Rudy.

Sebelumnya pada Rabu (6/5/2026), Korem 061 Suryakencana dan Pemkab Bogor menggelar kegiatan Talkshow 3 Pilar yang mengangkat tema komunikasi publik bagi aparatur pemerintah di tengah arus misinformasi di Cibinong. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur pemerintah semakin adaptif, responsif, dan mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang efektif dan berintegritas.

Terkait kegiatan tersebut, Komandan Korem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan, bahwa gagasan kegiatan ini berangkat dari diskusi bersama kepala daerah, termasuk Bupati dan Wali Kota, terkait perlunya peningkatan dukungan aparatur negara terhadap program pemerintah, khususnya dalam hal diseminasi informasi.

Menurutnya, selama ini program-program pemerintah telah berjalan dengan baik di lapangan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam upaya mengomunikasikan dan mengamplifikasi keberhasilan tersebut kepada masyarakat luas. “Kita sebagai bagian dari aparatur negara, baik TNI, Polri, maupun ASN, belum maksimal dalam mendukung, khususnya dalam menyebarluaskan program-program pemerintah,” ujarnya.

Danrem menegaskan bahwa seluruh aparatur negara memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun kepada publik. Ia juga menyoroti pentingnya kesadaran bahwa program pemerintah pada dasarnya adalah program bersama yang dijalankan oleh seluruh elemen negara.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masih banyak narasi yang tidak seimbang dan berpotensi menimbulkan misinformasi. “Kita ini bekerja nyata di lapangan, tetapi di media sosial seolah-olah pemerintah berjalan sendiri tanpa dukungan. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem juga menghadirkan Deddy Corbuzier sebagai narasumber untuk berbagi wawasan terkait strategi komunikasi publik di era digital. Ia menilai pengalaman dan pengaruh Deddy di dunia digital dapat menjadi referensi bagi aparatur dalam menyampaikan pesan secara efektif. (Cok/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *