Senin, 15 April 2024

Bupati Tapanuli Utara Dorong Pengembangan Pertanian untuk Kesejahteraan Masyarakat

TAPANULI UTARA — Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan mengungkapkan dirinya selalu fokus memikirkan serta berupaya bagaimana masyarakat Taput, khususnya para petani, bisa mengembangkan proses dan hasil pertaniannya sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani itu sendiri, dan daerah Taput kedepan bisa surplus. 

Usai panen perdana Penangkar Benih Bawang Merah di Kecamatan Muara, Senin (25/1/2021), Bupati Nikson mengemukakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput, melalui Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan terus memberikan dukungan signifikan pada sektor pertanian. Mulai dari pemberian bantuan alat pertanian, bibit dan pupuk serta bimbingan teknis pengolahan lahan.

Dan untuk mengoptimalkan penjualan hasil pertanian, tambah Nikson, Pemkab juga menjalin kerjasama dengan Badan Pusat Statistik setempat untuk pengolahan dan penyajian data lahan, jumlah petani, pemilahan komoditi, hasil produksi dan lain-lain terkait sektor pertanian di wilayah Taput.

“Di era keterbukaan informasi dan media sosial persaingan sudah semakin ketat dan terbuka. Dengan terpublikasi hasil seperti ini, pembeli bisa langsung melakukan permintaan. Dan kerjasama dengan BPS bagian dari upaya mengembangkan pertanian memanfaatkan data dan statistik untuk pengambilan kebijakan,” jelas Nikson. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Sey Pasaribu menyampaikan bahwa panen perdana penangkar benih bawang merah Kelompok Tani Taput Hebat Huta Lontung di Kecamatan Muara adalah hasil bimbingan dan bantuan Dinas Pertanian sehingga mampu menghasilkan 25 Ton/Hektar.

“Besarnya perhatian Bupati Taput ke sektor pertanian dalam berbagai bentuk, baik bantuan bibit, pengolahan lahan dan alat-alat pertanian telah menaikkan produktivitas petani. Salah satunya hasil dari penangkar benih bawang merah ini bisa mencapai 25 Ton/hektar,” papar Sey Pasaribu.

Kelompok Tani Taput Hebat Huta Lontung, tambah Pasaribu, Penangkar Benih Bawang Merah bersertifikat di Desa Hutalontung-Kecamatan Muara, mengelola seluas 0,4 hektar varietas Bima Brebes dengan pemilik lahan Edo Rajagukguk. “Dan kita kembangkan lagi di Siarangarang, di sana telah dibuat penangkar benih bawang merah seluas 2 hektar,” ujarnya.

Baca Juga :  Yogyakarta Memang Istimewa, Gubernurnya Tetap Dilantik di 2022

Mewakili masyarakat, Tigor Rajagukguk, menyampaikan rasa haru dan bangga atas hasil yang telah diperoleh. “Terimakasih pak Bupati, produksi bawang merah sudah semakin bagus di Muara. Begitu besar perhatian pemerintah dan kami juga sangat mengharapkan terus perhatian bapak. Terimakasih pak Bupati,” ucap Tigor. 

Kepala Desa Huta Lontung Rommel Rajahuguk, pun mengutarakan rasa bangganya kepada Bupati Nikson yang tidak henti-hentinya memberikan perhatian kepada rakyat kecil. Dikatakannya, Bupati langsung turun ke lokasi pertanian dan memberikan motivasi luar biasa langsung kepada petani, sehingga masyarakat jadi semangat bekerja keras.

Dalam panen perdana tersebut, pihak BPS langsung melakukan ubinan untuk mengetahui jumlah produksi per-ton dengan lahan bawang merah seluas 2,5 X2,5, dipanen dikopek dan langsung ditimbang. Hasil yang langsung diubin pihak BPS menghasilkan angka produksi 25 Ton/hektar. 

“Sangat bangga dengan ubinan tadi karena hasilnya sungguh luar biasa. Tugas kami mencari data dan mengolahnya sebagai bahan kebijakan Bupati Taput dalam membangun daerah kita ini, sehingga kedepan bisa surplus bawang,” ujar Ester Sitorus dari BPS Tarutung. 

Di tempat yang sama, Lenni Purba selaku PPL Kecamatan Muara, menyatakan siap bersinergi dengan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan dan Desa berserta masyarakat. “Kami siap mewujudkan Taput sebagai lumbung pangan. Kami tetap melakukan yang terbaik seperti pak Bupati yang tiada hentinya memotivasi masyarakat dengan segala bantuan di sektor pertanian dan turun langsung memberikan semangat (Leo/Sutan)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini