Sabtu, 25 September 2021

Ditengarai Berselisih Dengan Bupati, Wabup Kuningan Kembalikan Fasilitas Jabatan

KUNINGAN – Konflik antar pemimpin di daerah acapkali terjadi, macam-macam alasan dan penyebabnya. Seperti yang baru lalu, Walikota Tegal dengan wakilnya berselisih hingga berlanjut ke proses hukum. Kali ini di Kabupaten Kuningan-Jawa Barat, terjadi perselisihan Bupati Acep Purnama dengan Wakil Bupati (Wabup) HM.Ridho Suganda.

Perang dingin yang berujung pada perselisihan terbuka ini sudah santer terdengar beberapa pekan terakhir. Puncaknya, pada akhir pekan lalu, Wabup Ridho bersama keluarga dikabarkan sudah meninggalkan rumah dinas serta menyerahkan mobil dinasnya kepada pejabat Sekretariat Daerah.

Meskipun Ridho mengatakan tindakannya karena tidak ingin menjadi beban daerah lantaran adanya recofusing anggaran, namun hal ini kian menguatkan isu hubungannya dengan Bupati sedang tidak harmonis akibat pembagian tugas jabatan selama ini. Dimana, Bupati tidak memberikan peran yang signifikan kepada rekan duetnya dalam memimpin Kuningan itu.

Ridho yang merupakan anak kedua dari mantan Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda itu, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/3/2021), mengaku bahwa keinginan menyerahkan fasilitas negara karena alasan tengah terjadi refocusing anggaran. “Saya tidak ingin menambah beban anggaran negara,” ujarnya.

Karena itu, tambah Ridho, rumah dinas maupun mobil dinas yang selama ini dipakai bertugas diserahkan dulu ke pemerintah daerah. “Ajudan antar kunci mobil ke Bagian Umum Setda Kuningan, rumah dinas juga sama. Kita serahkan,” katanya seraya menolak berkomentar soal hubungannya dengan Bupati.

Baca Juga :  Menko PMK Pastikan Korban Banjir Bandang Bogor Terpenuhi Kebutuhannya

Pengembalian kunci mobil dinas Wakil Bupati Kuningan dibenarkan oleh Kabag Umum Setda Kuningan, Ajie Prayogie Ibrahim. Kunci mobil dinas diantarkan langsung oleh ajudan Wakil Bupati Kuningan.”Iya, kunci mobil dinas sudah diserahkan kepada kami,” ungkapnya.

Terkait penyerahan fasilitas kedinasan oleh Wabup Ridho itu, Bupati Acep Purnama mengaku belum tahu soal itu dan apa penyebabnya. “Saya belum tahu tuh, kalau itu saya baru dengar dari berita-berita,” kata Bupati Acep saat ditemui awak media.

“Ya memang saya membaca dari salah satu surat kabar, karena beliau (Wakil Bupati) merasa ya, merasa tidak difungsikan. Sehingga beliau mengambil keputusan mengembalikan fasilitas dan lain sebagainya,” kata Acep.

Menurutnya, jika sikap itu dilakukan sebetulnya sangat disayangkan. Apalagi dilakukan oleh seorang pejabat daerah. “Sebetulnya bagi saya, saya menyikapinya dengan arif dan bijaksana. Hanya disayangkan kalau ada sikap seorang pejabat yang sampai beraksi seperti itu,” ujarnya. (***/Theo)

- Advertisement -

Latest news

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...
Baca Juga :  Penggunaan Seragam dan Atribut Kekhususan Agama di Sekolah Adalah Hak Individu

Terima Pengurus PPWI, DPRD Kabupaten Bogor Siap Bersinergi

CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto melalui Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman beserta jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Bogor...

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Polsek Medan Baru Amankan Vaksinasi Merdeka Tahap 1 di Universitas Methodist

MEDAN - Personil Polsek Medan baru berperan serta dalam kegiatan pengamanan atas pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Tahap I yang diadakan Polda Sumatera Utara di Universitas Methodist...

Polantas Polsek Medan Area Gelar Operasi Patuh Toba 2021

MEDAN - Unit Lantas Polsek Medan Area menggelar giat Operasi Patuh Toba 2021, yang dilaksanakan di seputaran Jl AR Hakim Medan, Rabu (22/09/21). Kegiatan...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here