Senin, 8 Agustus 2022

Ditengarai Berselisih Dengan Bupati, Wabup Kuningan Kembalikan Fasilitas Jabatan

KUNINGAN – Konflik antar pemimpin di daerah acapkali terjadi, macam-macam alasan dan penyebabnya. Seperti yang baru lalu, Walikota Tegal dengan wakilnya berselisih hingga berlanjut ke proses hukum. Kali ini di Kabupaten Kuningan-Jawa Barat, terjadi perselisihan Bupati Acep Purnama dengan Wakil Bupati (Wabup) HM.Ridho Suganda.

Perang dingin yang berujung pada perselisihan terbuka ini sudah santer terdengar beberapa pekan terakhir. Puncaknya, pada akhir pekan lalu, Wabup Ridho bersama keluarga dikabarkan sudah meninggalkan rumah dinas serta menyerahkan mobil dinasnya kepada pejabat Sekretariat Daerah.

Meskipun Ridho mengatakan tindakannya karena tidak ingin menjadi beban daerah lantaran adanya recofusing anggaran, namun hal ini kian menguatkan isu hubungannya dengan Bupati sedang tidak harmonis akibat pembagian tugas jabatan selama ini. Dimana, Bupati tidak memberikan peran yang signifikan kepada rekan duetnya dalam memimpin Kuningan itu.

Ridho yang merupakan anak kedua dari mantan Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda itu, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/3/2021), mengaku bahwa keinginan menyerahkan fasilitas negara karena alasan tengah terjadi refocusing anggaran. “Saya tidak ingin menambah beban anggaran negara,” ujarnya.

Karena itu, tambah Ridho, rumah dinas maupun mobil dinas yang selama ini dipakai bertugas diserahkan dulu ke pemerintah daerah. “Ajudan antar kunci mobil ke Bagian Umum Setda Kuningan, rumah dinas juga sama. Kita serahkan,” katanya seraya menolak berkomentar soal hubungannya dengan Bupati.

Baca Juga :  Gebrakan Menantu Presiden Jokowi, Bagi-Bagi Laptop dan Titik Wifi Gratis ke Pelajar

Pengembalian kunci mobil dinas Wakil Bupati Kuningan dibenarkan oleh Kabag Umum Setda Kuningan, Ajie Prayogie Ibrahim. Kunci mobil dinas diantarkan langsung oleh ajudan Wakil Bupati Kuningan.”Iya, kunci mobil dinas sudah diserahkan kepada kami,” ungkapnya.

Terkait penyerahan fasilitas kedinasan oleh Wabup Ridho itu, Bupati Acep Purnama mengaku belum tahu soal itu dan apa penyebabnya. “Saya belum tahu tuh, kalau itu saya baru dengar dari berita-berita,” kata Bupati Acep saat ditemui awak media.

“Ya memang saya membaca dari salah satu surat kabar, karena beliau (Wakil Bupati) merasa ya, merasa tidak difungsikan. Sehingga beliau mengambil keputusan mengembalikan fasilitas dan lain sebagainya,” kata Acep.

Menurutnya, jika sikap itu dilakukan sebetulnya sangat disayangkan. Apalagi dilakukan oleh seorang pejabat daerah. “Sebetulnya bagi saya, saya menyikapinya dengan arif dan bijaksana. Hanya disayangkan kalau ada sikap seorang pejabat yang sampai beraksi seperti itu,” ujarnya. (***/Theo)

Latest news

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...
Baca Juga :  Gebrakan Menantu Presiden Jokowi, Bagi-Bagi Laptop dan Titik Wifi Gratis ke Pelajar

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

PLN UPHK Medan Goes To School, Edukasi K3 Kepada Masyarakat

MEDAN – Tim Bagian Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) serta wakil dari jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan (UPHK) Medan Goes to...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here