Kamis, 17 Juni 2021

DPR Hentikan Pembahasan RUU Pemilu, Pilkada Serentak Tetap Digelar 2024

JAKARTA – Setelah menjadi polemik panjang di ranah publik sampai membuat Presiden Joko Widodo mengumpulkan dan membriefing seluruh pimpinan partai pendukungnya, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya bersepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) yang merevisi ketentuan Undang-Undang kepemiluan sebelumnya.

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengemukakan keputusan pembatalan RUU Pemilu ini juga telah disetujui oleh pimpinan setiap fraksi partai di DPR. “Dengan melihat perkembangan dari masing-masing parpol akhir-akhir ini, kami sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu,” kata Doli dalam keterangannya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Doli menjelaskan, Komisi II segera meneruskan keputusan ini kepada pimpinan DPR. Selanjutnya, akan dibahas oleh Badan Musyawarah dan Badan Legislatif DPR. “Bamus memutuskannya seperti apa, pandangan resmi dari fraksi masing masing di DPR kemudian diserahkan di Baleg. Kemudian, nanti mau dibicarakan dengan pemerintah tentang list prolegnas (program legislasi nasional),” ujarnya.

Soal wacana mengeluarkan revisi UU tentang Pemilu dari daftar prolegnas prioritas di tahun 2021, ia berkata keputusan tersebut harus diambil melalui alat kelengkapan dewan lainnya, dalam hal ini Badan Legislasi DPR. “Itu kewenangannya ada di Baleg,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dalami Kasus Dugaan Korupsi DPKP Kota Depok, Kejaksaan Minta Keterangan 16 Saksi

Sebagai informasi, tanggal November 2020, DPR membuat draf usulan Rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu). RUU ini bertujuan merevisi undang-undang kepemiluan yang telah ada. Salah satu ketentuan yang termuat dalam RUU Pemilu adalah jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dari Pilkada 2017 dilanjutkan ke tahun 2022 dan Pilkada 2018 dilanjutkan ke 2023. RUU ini merevisi ketentuan UU Nomor 10 Tahun 2016 yang mengatur bahwa pilkada selanjutnya diserentakkan tahun 2024 bersamaan dengan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

Semula hanya Fraksi PDI Perjuangan yang memberi catatan Pilkada tetap digelar tahun 2024, partai lain seperti Golkar, PKB, Nasdem, PPP dan partai lainnya inginkan Pilkada digelar pada 2022 dan 2023. Sikap serupa juga disampaikan oleh beberapa partai kecil yang tak lolos ke DPR.

Melihat polemik RUU Pemilu yang melibatkan parpol pendukungnya, Presiden Joko Widodo akhirnya mengumpulkan para Sekretaris Jendral parpol itu. Setelah pertemuan tersebut, sikap seluruh parpol pendukung langsung berubah, yakni sepakat Pilkada digelar 2024. (CP)

- Advertisement -

Latest news

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...
Baca Juga :  Gubernur Sumut Geram Medan jadi Zona Merah, Aktivitas di Kesawan City Walk Dibenahi

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...

Hendropriyono Merasa Terhina atas Pemberitaan Dirinya Melobi Presiden untuk Menantunya

JAKARTA -- Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI Prof Dr Abdullah Mahmud Hendropriyono atau sering disebut A.M. Hendropriyono merasa geram dan terhina atas...

Inggris Bersama Belanda dan Austria Petik Kemenangan Tipis di Penyisihan Euro 2020

LONDON -- Laga babak penyisihan grup Euro 2020 tadi malam, Minggu hingga Senin (14/6/2021) dini hari WIB, menyajikan tiga pertandingan. Di stadion Wembley, timnas Inggris...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here