Kamis, 2 Desember 2021

Erick Thohir Sapu Bersih Jual Beli Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, membongkar adanya praktek jual-beli jabatan Dewan Direksi dan Komisaris di perusahaan pelat merah di masa sebelum dia menjabat. Tidak tanggung-tanggung, harga jabatan untuk Direktur Utama BUMN mencapai Rp 25 miliar.

Praktik tersebut, lanjutnya, terjadi sebelum dirinya menahkodai Kementerian BUMN, dimana orang yang ingin menjabat sebagai direktur utama BUMN nekat memberi setoran. Namun Erick enggan menyebut nama perusahaan dan identitas petinggi yang sempat menawarkan transaksi jual-beli jabatan direksi BUMN.

Pernyataan Erick tersebut juga sekaligus merupakan bantahan atas tuduhan atau isu bisnis PCR yang dikaitkan dengan nama dirinya. Erick pun menegaskan, jika ingin mencari keuntungan, dia bisa saja melakukan transaksi jual-beli jabatan Dewan Direksi dan Komisaris BUMN yang lebih menguntungkan dibandingkan bisnis PCR.

Namun, tindak kejahatan itu justru dikutuk dan dilawan Erick Thohir. “Selama ini, saya yang paling menekankan hal-hal itu (korupsi), kalau saya mau cari uang di BUMN banyak. Banyak, paling gampang apa? Di BUMN, mindah-mindahin jabatan, itu setoran paling banyak dulu. Pernah dihargai satu Direksi Rp 25 miliar,” ujar Erick Thohir, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga :  Pemkab Jombang Tetap Salurkan BLT Pedagang Kecil Meski Terbatas

Tapi kini, lanjut dia, jual beli jabatan BUMN tidak lagi terjadi. Bila itu terjadi, pemegang saham langsung memproses secara hukum. Itu terlihat saat pemegang saham melakukan restrukturisasi bisnis, perbaikan ekosistem bisnis, hingga membentuk holding BUMN sejumlah perusahaan negara.

“Kalau mau kan, terus apa konteksnya? Kalau saya terjebak jual beli jabatan, ya enggak mungkin saya menjadikan BUMN (holding), bisa menangkap yang korupsi, enggak mungkin, saya langsung goyang badannya, ‘ini yang kita tangkap, dia udah nyetor ke kita’ gila aja,” pungkasnya. (***/Ded)

Latest news

BTN melalui perantara KPKNL mengadakan LeLang

MEDAN -- Kabar gembira dari bank BTN Cabang Medan bagi anda yang belum memiliki rumah atau ingin berinvestasi properti, khususnya rumah. Kini impian anda...

Pemprov NTT Dorong KTMM Labuan Bajo Jadi Koperasi Berbasis Digital

MANGGARAI BARAT -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendukung serta mendorong agar Koperasi Tiba Meka...
Baca Juga :  Wapres Ingin MES Menjadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah di Tanah Air

Bupati Mabar Apresiasi Hadirnya Koperasi Jasa Pariwisata Pertama di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT - Koperasi Tiba Meka Mandiri (KTMM) merupakan koperasi jasa pariwisata pertama di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT)....

Pusat Kecewa Banyak Pemda yang Belum Selesaikan Laporan Realisasi Belanja DAU

Pusat Kecewa Banyak Pemda yang Belum Selesaikan Laporan Realisasi Belanja DAU

Bank Jabar Banten Dinilai Setengah Hati Bantu Pelaku UMKM

TAMAN SARI - Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) / IKM (Industri Kecil Menengah) di wilayah Kecamatan Taman Sari, beberapa waktu...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here