Jumat, 18 Juni 2021

Jendral Idham Aziz Dukung Komjen Listyo Jadi Kapolri

JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meminta seluruh jajarannya, termasuk para perwira tinggi mulai dari Brigadir Jendral sampai Komisaris Jendral, ypenuh keputusan Presiden Joko Widodo sebagai pemegang hak prerogatif pemilihan Kapolri yang telah menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk memegang tongkat komando tertinggi korps Bhayangkara.

“Saya berharap kita semua (jajaran Polri, Red) tetap solid, bersatu dan mendukung apa yang menjadi kebijakan atau keputusan Bapak Presiden RI selaku Pimpinan Tertinggi Polri untuk kita laksanakan dan amankan,” kata Idham saat peresmian Gedung Humas, Kamis (14/1/2021).

Sebagai informasi, Jenderal Idham Azis akan pensiun pada Februari 2021 mendatang. Rabu 13 Januari kemarin, Presiden Jokowi telah memilih Listyo Sigit sebagai calon Kapolri tunggal, dari lima nama calon yang direkomendasikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Idham pun meminta para jajarannya meyakini bahwa keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri tersebut, pasti sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Dan keputusan tersebut, kata Idham, merupakan hak prerogatif Presiden sesuai dengan konstitusi.

“Saya mengajak kepada rekan-rekan semua di Polri untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo, sehingga proses pelaksanaan rangkaian fit and proper test yang akan dilaksanakan pekan depan sampai dengan pelantikan Bapak Kapolri Baru bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta tidak menemui hambatan apapun,” ujarnya.

Baca Juga :  Aparatur Sipil Negara se-Indonesia dalam Pengawasan Ketat Badan Kepegawaian

Sementara itu, Komisi III DPR RI sudah menjadwalkan kehadiran Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit pada Senin, 18 Januari 2021, untuk untuk fit and proper test. “Sesi uji kelayakan dimulai jam 10 pagi dengan pola fit and proper test, 2×2,5 jam. Jadi jam 10 dimulai sampai 12.30 WIB, lalu kita break, dan jam 2 (siang) akan dimulai lagi sampai jam setengah 5,” jelasnya.

Menurutnya, Komisi III memandang Komjen Pol Listyo Sigit Purnomo sebagai figur reformatif. Komisi III, kata Herman, berharap calon Kapolri ini bisa membawa pembaharuan di tubuh polri.

“Jenderal muda ini bisa menjadi seorang pimpinan polri yang negarawan, yang bisa mengakomodir semua pihak. Artinya semua angkatan di polri dengan sistem profesional dan bisa merangkul senior dan junior, memperatukan dan mensolidkan institusi polri, itu harapan kami,” ujarnya.

Ditambahkannya, sejauh ini dari hasil rapat internal Komisi III, mayoritas anggota berharap betul kepada Komjen Pol Listyo untuk melakukan terobosan-terobosan pembaharuan. “Artinya mayoritas Komisi III menerima dan berharap. Namun demikian, tergantung dari makalah yang dibuat Listyo sebagai pemimpin Polri,” pungkasnya. (HUS/AL)

- Advertisement -

Latest news

Keputusan Pemerintah Arab Saudi Soal Jamaah Haji Bungkam Para Penyebar Hoaks

JAKARTA -- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema haji 1442 Hijriah/ tahun 2021 diperuntukan hanya bagi warga negara Arab Saudi dan warga asing...
Baca Juga :  Berantas Kemiskinan, Ketua PBNU Gugah ASN dan Pengusaha Keluarkan Zakat

Jegal Budi Gunawan jadi Kapolri, KPK Tersusupi Kepentingan Politik

JAKARTA -- Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata pernah bermain politik menjegal orang-orang tertentu untuk kepentingan terselubung. Hal itu terjadi di era kepemimpinan Abraham...

Setelah Presiden Jokowi Geram, Operasi Basmi Preman di Tanah Air Dimulai Polri

JAKARTA -- Maraknya aksi premanisme di berbagai daerah dan yang terkini terjadi aksi pemalakan preman terhadap supir kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok-Jakarta Utara, membuat...

Komnas HAM Mau Periksa Ketua KPK, Gubernur Lemhanas Ingatkan tugas Instansi Pemerintah

JAKARTA -- Ikut campurnya lembaga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam polemik 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan memanggil Ketua KPK Firli...

Banyak Celah Dapat Duit Haram, Kepala Daerah Rawan Terpeleset ke Jurang Korupsi

JAKARTA -- Mutasi jabatan yang diwarnai praktek jual beli, pengadaan barang dan jasa, sumbangan pihak ketiga serta dana hibah harus menjadi hal yang diwaspadai oleh...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here