Jumat, 18 Juni 2021

Kebersamaan NU dan PDI Perjuangan Mampu Menjaga Indonesia dari Ancaman Kebangsaan

JAKARTA — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meyakini bahwa kebersamaan PDIP dan Nahdlatul Ulama (NU) sangat diperlukan untuk mengatasi pelbagai ancaman kebangsaan. Karenanya, Megawati merasa sangat bersyukur kedekatan kaum nasionalis dan kaum religius sejak jaman kemerdekaan hingga saat ini masih terus berjalan dengan erat. 

“Saya sangat yakin jika PDI Perjuangan terus berjalan beriringan dengan NU maka segala ancaman kebangsaan pasti bisa diatasi. Hal itu tentunya juga dapat menciptakan hal-hal baik yang luar biasa pada saat ini dan tentunya untuk di masa yang akan datang,” kata Megawati saat menghadiri perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-95 di Jakarta, Minggu (31/1/2021).

Megawati pun mengisahkan, dirinya masih ingat bagaimana kedekatan hubungan ayahnya yang Proklamator RI Bung Karno dengan para pendiri NU Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah serta para tokoh NU lainnya.

“Saya tidak akan pernah lupa, selalu ingat, Bung Karno diberi gelar oleh Nahdlatul Ulama yaitu Waliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah, gelar yang merupakan dukungan besar warga Nahdliyin pada kepemimpinan beliau yang disahkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Surabaya tahun 1954,” ujarnya.

Megawati menegaskan, kedekatan Bung Karno dengan kiai dan warga Nahdliyin itu, akan dia teruskan dalam tindakan dan telah diamanatkan kepada seluruh kaum nasionalis juga para kader dan simpatisan PDI Perjuangan di tanah air dan manca negara.

Megawati kemudian menyampaikan ucapan selamat Harlah NU dan kinj NU telah matang sebagai sebuah organisasi. “Pada hari yang berbahagia ini, NU genap berusia 95 tahun, saya ucapkan selamat pada usia 95 tahun tentunya menunjukkan bagaimana telah matangnya sebuah organisasi dengan sikap dan perjuangan,” kata Megawati.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-95 tahun, teruslah menyebarkan ahlussunnah wal jama’ah dan Islam yang rahmatan lil alamin serta meneguhkan komitmen kebangsaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Memberikan Kesempatan Kepada Setiap ASN Berkarir di Seluruh Indonesia

Menyambut orasi Megawati, Ketua Umum Pengurus Besar NU KH.Said Aqil Siradj menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang telah menggelar perayaan Harlah NU ke 95. “Saya ucapkan terima kasih kepada yang mulia Ketum PDIP Ibu Hajah Megawati dan seluruh jajaran pengurus partai PDIP di mana pun,” ucap Said.

Said berharap, hubungan erat antara NU dengan PDIP akan terus terjalin kuat. Hal ini terutama untuk menjaga keamanan dan keutuhan Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. “Mudah-mudahan kita semua terus solid, menyatukan sikap dan pandangan dalam rangka mengawal, mengamankan, menjaga keutuhan NKRI,” jelas Said.

Menurut dia, dengan terjaganya Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan bernegara. Selain itu, bisa menjaga keragaman masyarakat juga mampu merealisasikan masyarakat Indonesia yang adil makmur. “Menjaga keutuhan NKRI dengan anggaran dasarnya Pancasila, UUD 1945, menjaga Kebhinekaan Tunggal Ika demi kesejahteraan masyarakat,” urainya.

Secara terpisah, Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Hamka Haq, perayaan khusus memperingati Harlah NU ke-95 ini sebagai wujud solidaritas sebagai sesama Wong Cilik sekaligus peringatan atas indahnya kebersamaan kaum nasionalis dan Islam selama ini.”Acaranya bertema ‘Rumah Nusantara’. Sebab NU telah menjadi rumah yang melindungi dan menaungi keragaman negeri ini,” ujarnya.

Hamka mengatakan PDIP dan NU mempunyai visi yang sama perihal membela Wong Cilik, warga yang terpinggirkan. Oleh Bung Karno disebut kaum Marhaen. “Bung Karno pernah menyatakan bahwa persamaan antara NU dan kaum nasionalis karena keduanya ini sama-sama cinta Tanah Air dan punya komitmen terhadap keadilan sosial,” pungkasnya. (Cok/Ali)

- Advertisement -

Latest news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here