Kamis, 2 Desember 2021

Kementerian Perdagangan Akan Genjot Ekspor Komoditi Sarang Burung Walet ke Pasar Dunia

JAKARTA — Potensi sarang burung walet yang sangat baik untuk ramuan obat berkualitas tinggi untuk dipasarkan ke luar negeri dinilai cukup besar. Negara Tiongkok yang merupakan pasar terbesar komoditi hewani pun sudah mengimpor sarang burung walet dari Indonesia yang nilainya cukup fantastis, yaitu sebesar Rp 16 triliun.

Hal itu terungkap setelah jajaran Kementerian Perdagangan mengadakan kunjungan kerja ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China belum lama ini. “Saat itu, RRT berkomitmen membeli sarang burung walet Indonesia,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi dalam keterangan persnya, Selasa (4/5/2021).

Tapi ternyata, hingga April lalu realisasi pembelian sarang burung walet oleh Tiongkok masih belum penuh. Karena itu, Lutfi mengaku akan mengejar target komitmen tersebut. “Hingga sekarang angka itu baru separuhnya dan kita akan mengejar target tersebut di akhir 2021,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tegaskan Kegiatan Usaha Besar Harus Libatkan UMKM

Dikatakannya lagi, Indonesia saat ini merupakan produsen sarang burung walet dunia. Hampir 80 persen dari kapasitas dunia disuplai dari Indonesia. Pada 2020 lalu, Indonesia sukses mengekspor sarang burung walet senilai USD540 juta atau sekitar 1.316 ton.

Namun begitu, masih ada disparitas harga sarang burung walet yang dijual di berbagai negara. Oleh sebab itu, pemerintah akan mengatur kembali aturan-aturan agar petani industri sarang burung walet Indonesia tetap berkembang dan petani mendapatkan harga terbaik.

“Kita akan mengadakan persamaan aturan-aturan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Idenya satu, kita akan mencoba menggalakkan ekspor kekayaan Indonesia ini untuk mendapatkan hasil terbaik bagi petani petani kita dan bagi industri dalam negeri,” pungkasnya. (***/Husni)

Latest news

Erick Thohir Sapu Bersih Jual Beli Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, membongkar adanya praktek jual-beli jabatan Dewan Direksi dan Komisaris di perusahaan pelat merah di masa...

BTN melalui perantara KPKNL mengadakan LeLang

MEDAN -- Kabar gembira dari bank BTN Cabang Medan bagi anda yang belum memiliki rumah atau ingin berinvestasi properti, khususnya rumah. Kini impian anda...
Baca Juga :  Bupati Mabar Apresiasi Hadirnya Koperasi Jasa Pariwisata Pertama di Labuan Bajo

Pemprov NTT Dorong KTMM Labuan Bajo Jadi Koperasi Berbasis Digital

MANGGARAI BARAT -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendukung serta mendorong agar Koperasi Tiba Meka...

Bupati Mabar Apresiasi Hadirnya Koperasi Jasa Pariwisata Pertama di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT - Koperasi Tiba Meka Mandiri (KTMM) merupakan koperasi jasa pariwisata pertama di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT)....

Pusat Kecewa Banyak Pemda yang Belum Selesaikan Laporan Realisasi Belanja DAU

Pusat Kecewa Banyak Pemda yang Belum Selesaikan Laporan Realisasi Belanja DAU
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here