Sabtu, 25 September 2021

Komjen Listyo Rendah Hati, Dukungan Jadi Kapolri Kian Meluas 

JAKARTA  — Komisaris Jendral (Komjen) Pol Listyo Sigit Prabowo tetap rendah hati dan tak banyak bicara soal penunjukan dirinya sebagai calon tunggal Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo. Dia mengaku kini sedang fokus mempersiapkan diri untuk menjalani uji kelayakan di DPR dalam waktu dekat.

“Terimakasih atas dukungan dan supportnya. Mohon doanya ya agar bisa melaksanakan rangkaian fit and proper dengan baik,” Jendral bintang tiga yang masih menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) ini kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021).

Dinamika dalam proses pemilihan calon Kapolri ini memang menarik, riuh rendah suara pro kontra berbagai pihak muncul sebelum Presiden Jokowi menyerahkan satu nama ke DPR RI, Rabu (13/2021) kemarin, khususnya terhadap nama Komjen Listyo Sigit. Namun sehari setelah nama Listyo diajukan, suara dukungan terus mengalir dari berbagai kalangan.

Ketua PBNU Bidang Hukum, Ham dan Perundang-undangan, Robikin Emhas, mengatakan penunjukan Listyo merupakan hak prerogatif presiden yang dijamin oleh undang-undang.

“Siapapun calon kapolri pilihan presiden harus dihormati. Sebab, Presiden memiliki kekuasaan langsung yang diberikan oleh konstitusi untuk memutuskan calon pengganti Jenderal Polisi Idham Aziz yang akan pensiun pada akhir Januari,” kata Emhas.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto juga menyambut baik terpilihnya Komjen Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri. Hal tersebut tentu berdasarkan pertimbangan matang, baik dari rekomendasi nama dari Wanjakti Polri dan juga Kompolnas. 

“Presiden Jokowi tentu mengenal sosok dan sepak terjang Pak Listyo yang jadi ajudannya, sehingga kemudian dipercaya untuk memimpin Korps Bhayangkara. Kini tinggal DPR melakukan proses uji kelayakan untuk mengetahui apa visi dan strategi Pak Listyo dalam memajukan Polri kedepan,” ujar Sunanto.

Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango juga angkat bicara. Dia menilai Presiden pastinya sudah sangat mempertimbangkan alasannya memilih Listyo yang merupakan jenderal muda. “Mungkin bukan sikap lembaga, tapi sikap saya pribadi. Saya pikir tentu pak Presiden telah mempertimbangkan secara bijak saksama sampai tiba pada pilihan terhadap sosok Listyo,” kata Nawawi.

Nawawi mengungkap rekam jejak Listyo di institusi Polri dalam menjaga koordinasi dengan lembaga hukum lainnya termasuk KPK cukup baik. “Sejauh ini profil komjen Listyo Sigit cukup bahkan sangat baik dalam hubungan koordinasi sesama lembaga aparat penegak hukum. Beliau sangat terbuka, dan responsif terhadap upaya” koordinasi dan supervisi,” katanya.

Baca Juga :  Din Syamsuddin Bukan Radikalis, Tapi Sikap Politiknya Dianggap Norak

Respon positif juga dikemukakan Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Moh Haerul Amri menilai Presiden Joko Widodo menggunakan aspek profesionalitas dan kinerja sebagai basis utamanya dalam menentukan calon Kapolri. “Karena hanya dengan penekanan profesionalitas maka kepolisian Indonesia ke depan akan terus semakin membaik kinerjanya,” kata Haerul dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Menurut Haerul, pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai, pengajuan nama Komjen Listyo Sigit ke DPR tersebut sudah sangat tepat karena kariernya di kepolisian sangat membanggakan. Tak hanya itu, kata dia, selama menjabat beragam posisi strategis hingga yang terakhir diemban saat ini yakni Kepala Bareskrim Polri, Listyo juga mampu menorehkan prestasi yang gemilang.

Selain prestasi, nama Komjen Listyo Sigit juga bersih. Haerul Amri menyatakan pengajuan Komjen Listyo juga makin menguatkan bahwa pemerintahan Jokowi menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dan keberagaman, nilai-nilai yang telah dirajut oleh para pendiri bangsa dan menjadi modal besar dalam menguatkan persatuan.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten Dr. KH. A. M. Romly juga sangat menyambut dan mendukung baik pilihan Presiden itu. “Pilihan Presiden tentu berdasarkan pertimbangan matang. Apalgi saat menjadi sebagai Kapolda Banten kurang lebih selama 2 tahun sudah banyak membangun komunikasi yang harmonis dengan semua tokoh agama termasuk MUI,” kata KH. A. M. Romly.

KH. A. M. Romly kembali menyampaikan pak Listyo Sigit selalu melaksanakan kegiatan istighosah dan juga mempelopori pengkajian kitab syekh Nawawi Al Bantani. “Saya mendukung penuh atas nama pribadi dan selaku ketua FKUB,” ucapnya.

Baca Juga :  KPK Pastikan Bekuk Pejabat Negara Pelanggar Rambu Penegakan Hukum

Sekjend Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Rizwansyah pun senada dengan tokoh-tokoh di atas. Dia menilai sepak terjang Listyo Sigit selama ini khususnya ketika menjabat Kabareskrim sudah cukup menjadi alasan bagi Presiden memilihnya. “Presiden sudah tepat pilih Komjen Listyo Sigit untuk jadi Kapolri,” kata Rizwansyah.

Lebih lanjut, kata dia, GPII akan siap mengawal dan mendukung Kapolri baru yang di tunjuk oleh Presiden Jokowi. “Kami akan kawal dan dukung penuh Komjen Listyo yang akan pimpin Polri nanti, kami siap untuk sinergi menjaga stabilitas nasional dalam negeri,” tegasnya. (COK/AL/HUS)

- Advertisement -

Latest news

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...

Inisiasi Kapolri Vaksinasi Merdeka Bersama BEM dan OKP Serentak Mendapat Apresiasi

JAKARTA -- Dewan Pimpianan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI) mengapresiasi tindakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menggelar kegiatan Vaksinasi Merdeka se-Indonesia dengan menggandeng...

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here