Jumat, 18 Juni 2021

Lonjakan Investasi di Luar Pulau Jawa Dorong Pemerataan Ekonomi

JAKARTA — Upaya pemerataan ekonomi yang dilakukan Pemerintah dengan memberikan insentif untuk merangsang investor masuk ke luar Pulau Jawa tidak sia-sia. Hal itu dapat dilihat dari kenaikan realisasi investasi sepanjang 2020 di luar Jawa (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua) mencapai Rp 417,5 triliun atau 50,5 persen dari total realisasi investasi.

“Ini mulai mengungguli Jawa yang mencapai Rp408,8 triliun (49,5 persen),” ungkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam laman resminya, Selasa (26/1/2021). Capaian ini, tambahnya, menunjukan bahwa Jawa bukan lagi satu-satunya tujuan investor untuk menanamkan modalnya.

“Ini jadi bukti bahwa investor, baik dari dalam maupun luar negeri, tidak lagi menjadikan Jawa sebagai satu-satunya alternatif untuk menanamkan investasinya. Ini penting dicermati kedepannya,” kata Bahlil seraya menambahkan kini investor mulai melihat wilayah di luar Jawa semakin prospektif untuk investasi .

“Jadi sekarang ekonomi mulai merata di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. Bahkan mungkin menurut saya ke depan dalam rangka hilirisasi dan transformasi ekonomi, di wilayah timur, Kalimantan, Sumatera, itu akan lebih melambung dari Jawa,” ujar mantan Ketua Umum HIPMI ini.

Dijelaskannya, bahwa sejak awal kepemimpinan Presiden Jokowi, pemerintah melalui BKPM menawarkan banyak alternatif lokasi investasi kala investasi masuk. Bahkan, Pemerintah memberikan insentif yang lebih baik bagi investor yang mau berinvestasi di luar Jawa.

Baca Juga :  Arsjad Rasjid Ingin Perubahan di Tubuh Kadin, Struktur Organisasi Selaras Dengan Kementerian

“Esensinya, pertumbuhan ekonomi itu penting, tapi jauh lebih penting pemerataan pada wilayah-wilayah di NKRI. Itulah pikiran dan tekad Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tidak membangun pada satu wilayah tertentu,” ujar Bahlil.

Dari data BKPM, sepanjang 2016-2020 investasi di luar Jawa terus bergerak naik. Pada 2016, proporsi realisasi investasi di Jawa mencapai 53,6 persen, sedangkan di luar Jawa mencapai 46,4 persen. Pada 2017, proporsi investasi luar Jawa sempat turun menjadi 43,7 persen sementara di Jawa mencapai 56,3 persen.

Lalu di 2018 proporsi investasi di luar Jawa tumbuh tipis menjadi 43,8 persen sementara investasi di Jawa mencapai 56,2 persen. Selanjutnya pada 2019 investasi luar Jawa mencapai 46,3 persen dan di Jawa sebesar 53,7 persen. Baru pada 2020, investasi luar Jawa melampaui investasi di Jawa menjadi 50,5 persen sementara investasi di Jawa mencapai 49,5 persen. (**/CP)

- Advertisement -

Latest news

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...
Baca Juga :  Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Bersatu, Kementerian Investasi Segera Hadir

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...

Inggris Bersama Belanda dan Austria Petik Kemenangan Tipis di Penyisihan Euro 2020

LONDON -- Laga babak penyisihan grup Euro 2020 tadi malam, Minggu hingga Senin (14/6/2021) dini hari WIB, menyajikan tiga pertandingan. Di stadion Wembley, timnas Inggris...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here