Sabtu, 25 September 2021

Pembangunan Terintegrasi di Kawasan Wisata Danau Toba Mendongkrak Perekonomian Masyarakat dan Daerah

DAIRI – Pengintegrasian seluruh aspek penunjang di kawasan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara, dinilai sangatlah penting dan menjadi kebutuhan mendesak untuk membentuk simpul sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat maupun daerah. Salah satunya ialah proyek pembangunan proyek Jalan Tol Tebing Tinggi-Sarbelawan.

“Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat mempercepat akses yang ada, demi memutar perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah sekitar lokasi Danau Toba yang begitu luas,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan dalam keterangan persnya yang dikutip dari laman resmi Menko Invest, Selasa (16/2/2021).

Jalan tol yang menghubungkan Kota Parapat ke Bandara Kualanamu, Medan, ini akan meningkatkan akses pembangunan serta mendorong kawasan danau Toba sebagai daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Selain itu, pembangunan tol ini juga akan meningkatkan perekonomian daerah-daerah sekitar karena akses terbuka dan sangat mudah.

Rencananya, tol yang akan dibuka pada akhir Desember 2021 akan menghubungkan sampai ke Kota Pematang Siantar. Sedangkan rencana pembangunan jalur Parapat dan Sibolga diperkirakan rampung pada 2024. “Adanya tol ini akan menjadikan jarak tempuh dari Parapat hingga Kualanamu hanya dalam waktu satu setengah hingga dua setengah jam,” urai Luhut.

Baca Juga :  Kapolri Perintah Divisi Propam Proses Hukum Polisi yang Bermasalah Dengan Personil TNI

Lebih lanjut, purnawirawan Jendral bintang empat ini, di sekitar jalan tol juga akan dibangun kawasan-kawasan wisata dan rest area yang tujuannya untuk memajukan usaha kecil menengah dan mikro di sepanjang jalur jalan tol dan lokasi Danau Toba. 

Sesuai target Presiden Jokowi, jalan tol ini dapat merangkai simpul ekonomi masyarakat sekitar Danau Toba secara keseluruhan. “Sangat membanggakan, pembangunan ini akan merubah tanah ini menjadi penuh harapan untuk dikembangkan ke depannya,” pun.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jalan Tol yang merupakan konektivitas pendukung dari Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba ini terdiri dari enam seksi. Seksi 1 Tebing Tinggi- Inderapura (20,40 km), Seksi 2 Inderapura- Kuala Tanjung (18,05 km).

Kemudian Seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan (30 km), Seksi 4 Serbelawan-Pematang Siantar (28 km). Keempat seksi ini merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Marga Waskita. Untuk Seksi 5 Pematang Siantar-Seribudolok (22,30 km), Seksi 6 Seribudolok-Parapat–16,70 km. (Sutan/Leo/***)

- Advertisement -

Latest news

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...
Baca Juga :  Pemerintah Utamakan Prinsip Kemanusiaan Dalam Pelaksanaan PPKM Darurat

Ketua DPR Redam Spekulasi Soal Panglima TNI, Pilihan Presiden Pasti yang Terbaik

JAKARTA -- Beberapa pekan terakhir ini beredar berbagai spekulasi dan analisa politik soal figur atau perwira tinggi bintang empat pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto...

Dilarang Anggarkan Pengadaan Pakaian, Sekretaris Dewan Nekat Lawan Ketua DPRD Jambi

JAMBI -- Kegaduhan politik terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Hal itu menyusul perseteruan antara Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Provinsi Jambi Emi Nopisah...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. Di satu sisi perkembangan dan kemajuan yang akan segera dinikmati masyarakat Medan umumnya dan masyarakat Tapanuli khususnya merupakan dambaan setiap orang karena akan meningkatkan tingkat ekonomi warga setempat.
    Disisi lain, perkembangan dan kemajuan ini menjadi tantangan besar bagi pegiat budaya adat Batak yang selama ini sudah merupakan bagian kehidupan berkerabat. Artinya, seiring dengan waktu kekerabatan ini bisa lambat laun terkikis digilas oleh budaya dari luar. Tantangan ini sangat penting untuk disikapi kalau tidak maka kehidupan kekerabatan yg selama ini terpupuk bisa lenyap dan hilang. Saya berharap agar para pegiat adat istiadat Batak melakukan upaya mempertahankan adat istiadat Batak yang menurut saya sangat bagus dan indah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here