Pemkot Bogor Perluas Akses Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan

Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Bogor kota -Upaya memperluas akses pendidikan menjadi sorotan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan layanan pendidikan, khususnya bagi siswa yang baru kembali beraktivitas setelah jeda panjang.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Bogor dengan sejumlah instansi pendidikan di Lapangan Sempur, Sabtu (2/5/2026). Kerja sama ini mencakup dukungan penyelenggaraan pendidikan bagi sekolah swasta hingga program beasiswa bagi siswa SMP dan MTs swasta.

Bacaan Lainnya

Di tengah upaya menjaga kesinambungan pendidikan, Pemkot Bogor juga menekankan pentingnya dukungan nyata agar tidak ada siswa yang tertinggal. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

“Alokasi anggaran pendidikan di Kota Bogor telah melampaui 20 persen dari APBD. Tadi kita melakukan penguatan kerja sama dengan berbagai instansi pendidikan dan jajaran Pemerintah Kota Bogor, salah satunya melalui dukungan pembiayaan pendidikan bagi warga Kota Bogor agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dedie.

Kerja sama yang dijalin melibatkan 57 yayasan untuk mendukung penyelenggaraan SMP dan MTs swasta, serta 67 sekolah swasta dalam program beasiswa. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) dan Universitas Pakuan (Unpak) dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan mutu pendidikan, serta asistensi mengajar di satuan pendidikan.

Melalui skema kolaborasi ini, peluang melanjutkan pendidikan semakin terbuka lebar bagi siswa berprestasi. Dedie menegaskan, keterbatasan biaya tidak lagi menjadi penghalang utama. “Jadi, tidak ada lagi kendala bagi anak-anak berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya karena persoalan biaya. Selama memiliki prestasi, mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya. (Man*/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *