Kamis, 17 Juni 2021

Putin Mulai Khawatir, Unjuk Rasa Pro Alexei Navalny Meluas ke Seluruh Rusia

MOSKOW — Di tengah kuatnya dominasi kekuasaan Vladimir Putin, terjadi aksi mahasiswa dan kalangan masyarakat lainnya secara besar-besaran di Rusia yang memprotes penahanan sekaligus menuntut pembebasan tokoh oposisi Alexei Navalny dari balik jeruji. Alexei acapkali lantang mengkritik supremasi Putin menguasai Rusia lebih dari 20 tahun.

Gelombang aksi massa di seluruh Rusia ini lantas membuat Presiden Vladimir Putin mulai khawatir dan merasa geram, sebab hal itu bisa mengoyak soliditas individu dan kelompok penopang kekuasaannya. Kepada para mahasiswa, Putin mengutuk aksi protes tersebut karena berbahaya dan ilegal. 

Tanpa menyebut nama Alexei Navalny, Putin menyatakan aksi protes ilegal tidak boleh dilakukan untuk memajukan kepentingan politik mereka sendiri yang bisa berdampak buruk pada stabilitas politik maupun keamanan negara.

“Setiap orang berhak untuk mengungkapkan pandangannya dalam kerangka yang ditentukan oleh hukum. Apa pun di luar hukum, bukan hanya kontraproduktif, tapi juga berbahaya, ini penting dicamkan,” tandas Putin yang dikutip dari media berpengaruh, Russia Today, Selasa (26/1/2021).

Mencontohkan pada peristiwa pergolakan akibat Revolusi Rusia 1917 dan runtuhnya Uni Soviet 1991 sebagai contoh, Putin mengatakan tindakan ilegal dapat menyebabkan kesengsaraan, yaitu runtuhnya pondasi dan keutuhan negara.

Baca Juga :  Militer Myanmar Seret Pemimpin Demokrasi ke Pengadilan, PBB Desak Pembebasan

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (23/1), puluhan ribu orang turun ke jalan untuk menyuarakan pembebasan Alexei Navalny yang dikurung sejak 19 Januari 2021 karena melanggar aturan pembebasan bersyarat sebelum menghadapi persidangan kasus terdahulu.

Polisi pun bertindak tegas dan keras guna meredam aksi tersebut, lebih dari 3.700 pengunjuk rasa di seluruh Rusia mendapat tindakan terukur dan ditahan. Petugas juga menggunakan gas air mata dan alat pemukul serta kendaraan taktis untuk membubarkan massa.

Tapi kelompok oposisi dan para sekutu Alexei Navalny tidak lantas takut beraksi lagi. Menurut petinggi oposisi, Leonid Volkov, pihaknya mengumumkan rencana aksi protes berikutnya pada Minggu (31/1) dengan fokus isu menuntut pembebasan Alexei.

Pembebasan Alexei pun juga disuarakan oleh Uni Eropa hingga Amerika Serikat. Tapi pemerintah Rusia tak bergeming, Rusia telah mengeluarkan pernyataan agar AS dan Uni Eropa tidak ikut campur tangan dalam urusan dalam negerinya. (RT/CP)

- Advertisement -

Latest news

Benjamin Netanyahu Lengser, Tapi PM Israel yang Baru Tetap Keras Terhadap Palestina

TEL AVIV -- Parlemen Israel akhirnya menyetujui pemerintahan koalisi baru Israel yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett, Minggu (13/6) waktu setempat. Ini menandai berakhirnya...

Militer Myanmar Seret Pemimpin Demokrasi ke Pengadilan, PBB Desak Pembebasan

YANGOON -- Pemimpin Liga Nasional Demokrasi (LND), partai pemenang pemilihan umum Myanmar pada 2020 sekaligus pemimpin utama negara yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi,...
Baca Juga :  Siap Hadapi dan Tumbangkan Rezim Militer, Pemerintahan Persatuan Myanmar Terbentuk

Ulah Militer Bikin Chaos Politik, Presiden dan Perdana Menteri Mali Mengundurkan Diri

BAMAKO -- Menyusul kekacauan politik setelah penangkapan para pemimpin utama oleh pihak militer, Presiden sementara dan perdana menteri negara Mali akhirnya mengundurkan diri, Rabu (26/5/2021)....

Perang Israel dengan Palestina Bukan Gara-Gara Rebutan Tanah, Melainkan Penjajahan!!

LEBANON -- Konflik Palestina-Israel sejatinya disebabkan oleh aksi penjajahan oleh Israel, jadi bukan konflik lahan yang selama ini selalu dinarasikan golongan tertentu. Dan penjajahan...

Serangan Militer Israel ke Gaza Bikin Sekjen PBB Prihatin, Presiden Jokowi Mengutuk!!

NEW YORK -- Meskipun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum bersikap dan baru pada Minggu (16/5/2021) akan melakukan rapat resmi terkait serangan yang dilakukan Israel di...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here