Kamis, 17 Juni 2021

Samsul dan Marullah Sama Kuat, Pemilihan Ketua PWNU DKI Ditentukan oleh PBNU

JAKARTA — Konferensi Wilayah (Konferwil) XX Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta pada Jumat-Ahad, 2-4 April 2021 di Hotel Sultan–Jakarta Pusat, telah selesai. Salah satu hasilnya, KH Muhyidin Ishaq terpilih sebagai Rais Syuriyah PWNU DKI masa khidmat 2021-2026

Namun begitu, tersisa satu persoalan yang belum bisa terselesaikan di arena persidangan. Yaitu soal Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta yang baru. Dua calon Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif dan H. Marullah Matali yang diusulkan oleh peserta sidang, sama-sama kuat.

Dimana dalam pemilihan, keduanya mendapatkan tiga suara dari total enam suara PCNU se-DKI yang berjumlah enam wilayah setelah dua kali putaran pemilihan. Dengan demikian terjadi kebuntuan karena keduanya memiliki dukungan yang sama.

Berdasarkan Tata Tertib Pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta masa khidmat 2021-2026 pasal 5 ayat 4 huruf f, jika masing-masing calon mendapatkan perolehan sama maka putusan akan diserahkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Karena dua kali putaran masing-masing calon sama-sama mendapatkan tiga suara, menurut tata tertib pemilihan pasal 5 ayat 4 huruf f tadi, maka (pemilihan) diserahkan kepada PBNU,” ungkap Pimpinan Sidang Pleno IV H Andi Najmi Fuadi seperti dikutip dari laman resmi NU, Senin (5/4/2021).

Andi menyatakan bahwa secepatnya akan dilaksanakan pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta yang tidak bisa selesai dalam waktu tiga hari ini. Usai gelaran Konferwil ini, ia akan segera membuat laporan tertulis dan lisan lalu akan direspons melalui mekanisme yang akan dilakukan PBNU.

Baca Juga :  Di Papua, Panglima TNI dan Kapolri Tunjukan Spirit Soliditas dan Sinergitas

Menurutnya, pemilihan yang dilakukan itu tidak sama dengan perhelatan Konferwil. Seluruh mekanisme akan segera dibicarakan oleh internal PBNU agar segera terlaksana sesuai amanah tata tertib pemilihan yang telah disepakati oleh peserta sidang.

“Saya kira enggak (berbeda dengan Konferwil). (Pemilihan) itu keputusan PBNU. Nanti mekanismenya seperti apa untuk memutuskan tanfidziyah (akan dilakukan) musyawarah internal. Tapi saya nggak tahu persis seperti apa. Tapi yang pasti tidak bakal begini lagi (Konferwil). Ini sesuai dengan tatib tadi,” jelas Andi.

Sebelumnya, KH Muhyidin Ishaq telah terpilih sebagai Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta 2021-2026 melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi. Pengumuman itu disampaikan salah seorang Anggota Ahlul Halli wal Aqdi KH Luqman Hakim Hamid.

“Dengan demikian diputuskan Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta Masa Bakti 2021-2026 kepada beliau yang terhormat KH Muhyidin Ishaq,” ujar Kiai Luqman.

Putusan itu disepakati seluruh Anggota Ahlul Halli wal Aqdi yang berjumlah tujuh orang yakni KH Muhyidin Ishaq, KH Kamaludin, KH Luqman Hakim Zainudin, KH Mawardi, KH Abdul Muin, dan KH Luqman Hakim Hamid. (****)

- Advertisement -

Latest news

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...
Baca Juga :  Di Papua, Panglima TNI dan Kapolri Tunjukan Spirit Soliditas dan Sinergitas

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...

Zona Merah Covid-19!! Wilayah Bandung Raya Tertutup untuk Kunjungan Wisatawan

BANDUNG -- Lonjakan kasus postif Covid-19 pasca liburan lebaran dan musim liburan sekolah terjadi di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan, trend kenaikan...

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here