Sabtu, 18 September 2021

Beroperasi di Masa PPKM, Polsek Percut Sei Tutup Paksa Spa 129

MEDAN — Polsek Percut Sei Tuan akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menutup paksa Spa 129, yang berlokasi di komplek MMTC Jalan Wiliam Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumut, Selasa (14/9/2021). 

Penutupan dilakukan setelah adanya laporan tempat itu menjadi lokasi prostitusi berkedok pijat/spa. Sebelumnya Spa 129 diduga melakukan pelanggaran karena buka saat PPKM Level 4 beberapa waktu lalu.

Berdasarkan laporan ini, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu didampingi Kanit Reskrim AKP Mambela Karokaro dan Panit Reskrim Iptu Doni Pance Simatupang beserta sejumlah personilnya lalu mendatangi lokasi. 

Di lokasi, polisi mendapati para pekerja wanita cantik berpakaian seksi tengah melakukan pijat/spa di dalam kamar dengan sejumlah tamu pria. Melihat situasi itu, polisi melakukan pembubaran paksa terhadap para pengunjung. 

Kepada wartawan akhirnya Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu mengatakan lokasi pijat/spa 129 itu dilarang untuk beraktivitas atapun ditutup. “Mulai hari ini lokasi tempat usaha pijat/spa ini kita tutup,” ujarnya.

“Bila pihak pengusaha tidak mengindahkannya, maka kita akan melakukan tindakan tegas. Untuk saat ini pemilik usaha belum bisa dihubungi. Tapi kita akan pantau di lokasi mengingat untuk Kabupaten Deliserdang saat ini PPKM sudah level 3,” tegas AKP Janpiter. 

Pantauan wartawan di lokasi, bisnis usaha ilegal berkedok tempat pijat/spa itu tepatnya berada di rumah toko (ruko) tiga lantai Jalan Wiliam Iskandar Blok A No 14 di mana di depan ruko tersebut bertuliskan nama Pijat/ Spa 129. 

Baca Juga :  Kapolri dan Panglima TNI Sambangi Sespim Polri, Berikan Bantuan Mobil Dinas

Guna membuktikan kebenaran itu, awak mediapun lalu melakukan penyamaran sebagai konsumen dan mendatangi lokasi. Kemudian dengan melakukan perekaman video melalui handphone seluler secara tersembunyi, lantas awak media berbincang kepada seorang wanita selaku kasir.

Saat berbincang, kemudian kasir tersebut memberikan daftar harga lalu menjelaskan satu persatu dari harga perpaketnya. Namun ketika ditanyai selain pijat/spa, apakah konsumen bisa sekalian plus-plus, lalu kasir itu mengatakan jika ingin sekaligus plus-plus silahkan nanti nego sendiri dengan wanita pegawainya. 

“Ini daftar harga paketnya bang ada yang 250 ribu dan yang paling mahal Rp 300 ribu sudah komplit. Kalau abang mau sekalian plus-plus tergantung abang sama pegawai wanitanya,”jelas wanita selaku kasir di tempat usaha pijat/spa itu. 

Dua lokasi lainnya Spa 129 juga ditemui di Kota Medan, diantaranya berada di Jalan Negara, Kecamatan Medan Timur dan Jalan Sutrisno, Kecamatan Medan Area. Ironisnya, kegiatan usaha ilegal berkedok pijat/spa itu bebas beraktivitas tanpa diketahui oleh pihak pemerintahan setempat. 

Camat Percut Sei Tuan Ismail, ketika dikonfirmasi wartawan apakah pihaknya sudah mengetahui adanya kegiatan diduga kuat tempat praktek prostitusi berkedok pijat/spa bahkan beroperasi di tengah situasi pandemi Covid-19 dan PPKM, serta bentuk tindakan apa yang akan dilakukan, belum membalas pesan singkat yang dikirim. (Iwn)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Dalami Dugaan Korupsi Dana BOS Pengadaan Soal Ujian Madrasah se Jawa Barat

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...

Kapolda Sumut Dapat Apresiasi dari Ketua PWOIN SUMUT

MEDAN -- Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Independent (DPW PWOIN) Sumatera Utara, Rajendra Sitepu, memberi apresiasi atas keberhasilan kinerja Kapolda Sumut menangkap kawanan perampok...

GANN Bengkulu Utara Berikan Jaminan Asimilasi Kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

ARGA MAKMUR -- Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) DPC Bengkulu Utara, intens memberikan progam asimilasi kepada WBP (Warga Binaan Permasyarakatan) sebagai bentuk kepedulian terhadap...

Polda Sumut Berhasil Ungkap Pelaku Perampokan Toko Emas

MEDAN -- Polda Sumut berhasil mengungkap 5 orang kawanan perampok Toko Emas Aulia Chan dan Masrul F di Pajak Simpang Limun Kota Medan, baru-baru...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here