Kabarindo24jam.com | Cibinong -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah (dinas/badan dan satuan), termasuk para direktur RSUD dan BUMD, untuk memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat. Tak cuma itu, Sekda Ajat juga menginstruksikan para kepala perangkat daerah untuk mempercepat realisasi program dan pembangunan.
Sekda Ajat mengingatkan pentingnya membangun rasa bangga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mengomunikasikan berbagai kinerja pemerintah kepada masyarakat. Ia pun mengajak seluruh ASN untuk secara aktif membagikan informasi positif mengenai pekerjaan dan pelayanan yang telah dilakukan, termasuk melalui media sosial pribadi.
“Kita harus mencintai kita sebagai ASN. Kita harus bangga. Oleh karena itu, silakan informasikan apa yang Bapak, Ibu lakukan, baik dinas maupun pribadi. Itu tandanya kita bangga sebagai ASN dan bangga terhadap pekerjaan kita sebagai abdi dan pelayan masyarakat,” kata Sekda Ajat Jatnika dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi setdakabbogor, Selasa (8/9/2026).
Komunikasi publik, lanjut Sekda, tidak harus selalu dilakukan melalui instruksi pimpinan maupun tim media sosial. Menurutnya, seluruh ASN dapat mengambil peran secara langsung dengan menceritakan pekerjaan dan kontribusi masing-masing kepada masyarakat.
Sekda Ajat Jatnika juga mengungkap bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini memiliki waktu sekitar empat bulan hingga akhir tahun untuk memastikan berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara optimal.
“Para pimpinan dinas, badan dan satuan beserta jajaran perlu kerja ekstra keras. Kita punya waktu empat bulan lagi, September, Oktober, November, Desember, sehingga kita perlu melakukan percepatan realiasi,” ujar Sekda.
Ia menekankan, percepatan terutama diperlukan pada program dengan anggaran besar yang memiliki dampak langsung terhadap realisasi pembangunan. Karena itu, kepala perangkat daerah diminta memastikan setiap tahapan administrasi dan pelaksanaan kegiatan tidak mengalami keterlambatan.
Sekda Ajat juga menyebut Sekretariat Daerah (Setda) memiliki peran strategis sebagai playmaker dalam memastikan sinkronisasi dan keselarasan program antar perangkat daerah berjalan dengan baik.
“Setda itu bagian daripada playmaker. Jadi jangan ragu untuk berkomunikasi dengan para kepala perangkat daerah. Yang penting ada sinkronisasi program dan keselarasan langkah yang dilakukan di setiap perangkat daerah,” jelasnya.
Pada akhirnya, Sekda Ajat mengajak ASN untuk tidak hanya melihat berbagai persoalan sebagai beban, tetapi menjadikannya sebagai bagian dari target pekerjaan yang harus diselesaikan. Ia berharap arahan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh seluruh kepala perangkat daerah melalui langkah konkret, baik dalam mempercepat pekerjaan maupun meningkatkan komunikasi publik. (Cok)






