Minggu, 17 Oktober 2021

Usai Buka Puasa, Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Cari Bukti Terkait Perkara Suap

JAKARTA — Usai waktu berbuka puasa, Rabu (28/4/2021), tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Tim KPK menggeledah ruang kerja Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di lantai IV Gedung Nusantara III yang dikabarkan terlibat dalam perkara suap oknum penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

Wakil Ketua Majelis Kehormatan DPR RI (MKD) Habiburokhman, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penggeledahan tersebut. “Benar yang digeledah itu ruang kerja Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di lantai empat. Ini saya mendampingi penggeledahan,” ujarnya.

Dari pantauan, sekitar pukul 18.10 WIB. tim penyidik dari lembaga antirasuah tiba di lobi gedung DPR. Wartawan yang hendak meliput langsung ditahan agar tidak mendekat oleh pihak Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.

Tampak Tim Penyidik KPK tengah berkoordinasi di depan lift, tepatnya Loby Gedung Nusantara III, dengan pihak Kesetjenan DPR RI. Tim Penyidik KPK terlhat membawa 4 koper beroda, 2 berwarna hitam dan 2 berwarna biru. Setelah bernegosiasi dengan pihak Kesetjenan DPR, Tim KPK diperbolehkan naik ke Gedung Nusantara III DPR.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Ketua KPK Komjen Firli Bahuri menegaskan pihaknya tidak akan pandang bulu dalam upaya penegakan hukum, termasuk terkait dengan perkara suap penyidik KPK yang melibatkan Wakil Ketua DPR.

Baca Juga :  Kapolri Perintahkan Penyidik Kedepankan Rasa Keadilan dalam Tangani Kasus UU ITE

“Kami sampaikan bahwa KPK akan terus bekerja, kerja dan kerja untuk mencari keterangan dan bukti. Hari ini tim untuk penyidik KPK geledah di berbagai lokasi ruang kerja di DPR RI, rumah dinas dan rumah pribadi,” kata Firli.

Dia menegaskan, KPK akan bekerja keras utk mencari bukti-bukti. Status seseorang harus didasarkana atas cukupnya bukti, bukan pendapat, bukan persepsi, dan bukan juga asumsi apalagi halusinasi.

“Kita akan dalami dan pelajari, telaah keterangan para saksi dan bukti-bukti lainnya untuk membuat terangnya suatu peristiwa, perbuatan dan siapa pelakunya. Sekali lagi semua tindakan untuk menduga seseorang sebagai tersangka beralaskan kecukupan bukti. KPK tidak akan pandang dulu dalam bertindak, karena itu prinsip kerja kami,” ucapnya.

Seperti diketahui, Azis Syamsuddin diduga ikut berperan dalam kasus dugaan suap yang dilakukan Wali Kota Tanjungbalai Sumatera Utara M Syahrial kepada penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Dimana, Aziz memfasilitasi pertemuan di kediaman dinasnya. (***/Husni)

- Advertisement -

Latest news

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....
Baca Juga :  Jokowi Yakin Himpunan Mahasiswa Islam Menjadi Lokomotif Kemajuan Bangsa

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Bukan Jabatan Ketua, Serunya Berebut Sekretaris DPC di Muscab PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bogor menetapkan sejumlah keputusan strategis dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX di Puncak,...

Pemimpin NU Harus Berani Lawan Intoleransi dan Radikalisme di Tanah Air

KEDIRI -- Para ulama atau kiai sepuh ternyata menginginkan agar figur yang nanti menjadi ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) adalah pemimpin yang berani...

Peningkatan Nilai Tambah Industri Sangat Penting untuk Kepentingan Rakyat

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa nilai tambah dari industri energi dan mineral di Tanah Air harus terus ditingkatkan. Oleh karena nilai tambah yang...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here